Bayi Kembar Rahman Rahim Meninggal

Bayi Rahman-Rahim Sempat Dijadwalkan Operasi Pemisahan Juli 2020, Tapi Batal Gara-gara Covid-19

rencana operasi pemisahan itu batal dilakukan akibat pandemi Covid-19 yang melanda sejak Maret 2020 lalu hingga kini.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Ika Mutia Sari dan Romi Darma Rachim orangtua bayi kembar siam Rahman-Rahim saat dijumpai di kediamannya, Jumat, (21/8/2020). 

Adapun bayi kembar siam Rahman-Rahim terlahir dengan kondisi dempet di bagian dada hingga perut.

Kondisi bayi kembar siam memang terlihat sehat, seluruh organ tubuh masing-masing bayi ini lengkap mulai dari kepala hingga kaki.

Begitu juga dengan organ dalamnya, hanya saja bagian jantung dan hati bayi kembar siam ikut menempel sehingga menyulitkan proses operasi pemisahan.

Rahman oleh orangtuanya dinobatkan sebagai kakak, sedangkan Rahim ditetapkan sebagai adik.

Semasa hidup, Rahman memang tampak lebih lincah dan aktif ketimbang Rahim.

Menurut orangtuanya, Rahim menderita dandy walker syndrome atau kelainan genetik bawaan yang mempengaruhi perkembangan otak.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved