Breaking News:

Sempat Pulang Kampung Sebelum Tewas Dibunuh, Staf KPU Yahukimo Curhat Ini ke Ibunda: Aku Takut Mah

Peristiwa kematian staf KPU Yahukimo Papua, Henry Jovinski masih menyisakan misteri.

Penulis: Muji Lestari | Editor: Rr Dewi Kartika H
Tangkapan Layar Kompas.com
Vivin Monika (kiri), ibu staf KPU Yahukimo, Papua, Henry Jovinski (25), di Desa Kedungmalang, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (21/8/2020).(KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN) 

Sementara itu, Komisioner KPU RI Ilham Saputra menyerahkan pengusutan kasus tersebut kepada kepolisian.

"Kita serahkan kepada kepolisian, saya belum mendapatkan kabar lagi, tapi tentu saja kepolisian akan bekerja menyelesaikan kasus ini," kata Ilham.

Ilham berharap, pelaku pembunuhan dihukum seberat-beratnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Jalan Kaki Sore Hari, Pria di Tasik Kaget Lihat Sosok Mengambang di Kolam Ikan: Saya Kira Sampah

"Agar kemudian tidak ada lagi, siapa pun, pihak mana pun yang melakukan kekerasan atau tindakan kriminal terhadap petugas (KPU)," ujar Ilham.

Ditusuk dari Belakang

Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal menuturkan, dari keterangan saksi berinisial KM yang bersama korban saat itu, pelaku bercelana loreng dan berambut gimbal.

Peristiwa tewasnya Hendri itu bermula ketika ia bersama KM mengendarai sepeda motor dalam perjalanan kembali ke Dekai.

TONTON JUGA:

Mereka baru kembali mengantar obat untuk rekannya, KP.

"Setelah melintasi Jalan Gunung, tepat di atas Jembatan Kali Teh, saksi dan korban diadang oleh seorang pria bercelana loreng dan berambut gimbal memegang dua pisau/sangkur menanyakan kedua korban tersebut, 'kalau kalian orang mana, orang Indonesia, mana KTP-nya?" ujar Kamal melalui rilis, Selasa malam.

Ramalan Zodiak Cinta Kamis 13 Agustus 2020, Virgo Waspadai Perselisihan, Taurus Mudah Cemas

Pelaku tidak beraksi sendirian.

Saksi melihat ada rekan pelaku yang bersembunyi di dalam hutan.

FOLLOW JUGA:

Saat menerima KTP Hendri, pelaku berjalan ke arah belakang Hendri dan langsung menusuk punggung korban.

Melihat rekannya ditusuk, KM berlari meninggalkan sepeda motor sambil berteriak minta tolong.

"Saat itu juga datanglah teman pelaku dari arah kali jembatan sambil memegang satu buah sangkur dan langsung menusuk korban di bagian leher," kata Kamal.

Amalan Terbaik yang Bisa Dikerjakan di Bulan Muharram, Jangan Sampai Terlewat!

Pelaku kemudian kabur meninggalkan pelaku yang tewas di tempat.

Mendengar teriakan KM, warga sekitar mendatangi lokasi dan menghubungi polisi. Jenazah Hendri kemudian dibawa ke RSUD Dekai.

(TribunJakarta/kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved