Breaking News:

Sempat Pulang Kampung Sebelum Tewas Dibunuh, Staf KPU Yahukimo Curhat Ini ke Ibunda: Aku Takut Mah

Peristiwa kematian staf KPU Yahukimo Papua, Henry Jovinski masih menyisakan misteri.

Penulis: Muji Lestari | Editor: Rr Dewi Kartika H
Tangkapan Layar Kompas.com
Vivin Monika (kiri), ibu staf KPU Yahukimo, Papua, Henry Jovinski (25), di Desa Kedungmalang, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (21/8/2020).(KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN) 

TRIBUNJAKARTA.COM - Peristiwa kematian staf KPU Yahukimo Papua, Henry Jovinski masih menyisakan misteri. 

Pasalnya hingga saat ini polisi masih belum mendapatkan siapa pelaku yang menghilangkan nyawa pemuda berusia 25 tahun tersebut. 

Diketahui Henry Jovinski tewas setelah dibacok oleh orang tak dikenal (OTK) di Jalan Gunung, Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua pada Selasa (11/8/2020) siang.

Jeritan Hati Ibu Hadiri Pemakaman Staf KPU Yahukimo, Histeris Panggil Korban: Jangan Tinggalkan Mama

Dari keterangan yang disampaikan Ketua KPU Papua Theodorus Kosay, Hendri dibacok saat melakukan supervisi atau monitoring proses pencocokan dan penelitian (coklit) di Distrik Dekai.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan pneyelidika terkait pelaku pembunuhan Henry.

Keluarga Menduga Pembunuhan Berencana

Kematian staf KPU Yahukimo, Papua, Henry Jovinski menyisakan duka mendalam bagi keluarga.

Ibu korban, Vivin Monica (53) menduga pembunuhan terhadap anak pertamanya itu telah direncanakan.

Ia berharap pihak kepolisian bisa segera mengungkap kasus pembunuhan anaknya tersebut.

"Saya mohon bantuannya supaya kasus anak saya diungkap," kata Vivin seusai menerima tali asih dari KPU di Desa Kedungmalang, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jumat (21/8/2020).

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved