Tiga Hari Jasad Satu Keluarga Tergeletak di Rumah, Jenazah Berlumur Darah dan Terungkap karena Ini

Mayat satu keluarga yang tewas merupakan sepasang suami istri dan dua anaknya dengan kondisi mengenaskan

Penulis: MuhammadZulfikar | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TribunSolo.com/Agil Tri
Rumah satu keluarga yang dibunuh mengenaskan di Dukuh Slemben RT 01 RW 5, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (22/8/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Penemuan empat sosok mayat menghebohkan warga Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jumat (21/8/2020) malam.

Empat mayat itu dipastikan berasal dari satu keluarga.

Camat Baki, Roni Wicaksono, mayat tersebut masih satu keluarga.

Dari informasi sementara yang diterima TribunSolo.com, satu keluarga tersebut merupakan korban perampokan.

"Benar ada (penemuan mayat). di wilayah Desa Duwet 1 keluarga," katanya.

"Terdiri dari suami, istri dan 2 anak," imbuhnya.

Mayat tersebut ditemukan di dalam sebuah rumah yang tampak mengenaskan, karena darah ada di mana-mana.

Hal senanda juga diungkapkan Kasatreskrim Polres Sukoharjo AKP Nanung Nugroho.

"Ya benar," tandasnya.

Dari foto yang diterima TribunSolo.com, mayat tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

Sekujur tubuh mayat, bersimbah darah.

Bahkan darah membekas begitu banyak di lantai rumah.

Membusuk 3 Hari

Mayat satu keluarga yang tewas merupakan sepasang suami istri dan dua anaknya dengan kondisi mengenaskan.

Dari informasi yang dihimpun TribunSolo.com, mayat satu keluarga itu ditemukan warga sudah tiga hari tewas di rumah kawasan Masjid Al-Aqso di Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, Jumat (21/8/2020) malam.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved