Anies Siap Buka Bioskop di Jakarta
Pembukaan Bioskop Disebut Berkontribusi Tingkatkan Imunitas, Ahli: Kewaspadaan Justru Ditingkatkan
Alasannya karena bioskop dinilai punya peranan penting menghibur masyarakat yang berdampak pada meningkatnya imunitas.
Penulis: Wahyu Aji Tribun Jakarta | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TRIBUNJAKARTA.COM - Bagi warga ibu kota, 6 bulan paceklik nonton film di bioskop tak lama lagi berakhir.
Sudah ada lampu hijau dari Pemprov DKI Jakarta mengizinkan bioskop kembali dibuka sejak pandemi Covid-19 mendera.
Keputusan ini didukung satgas penanganan Covid-19.
Alasannya karena bioskop dinilai punya peranan penting menghibur masyarakat yang berdampak pada meningkatnya imunitas.
Satgas Covid-19 juga merestui pembukaan kembali bioskop secara bertahap di tanah air.
Tapi, di tengah pandemi, menonton Film di bioskop tak akan seperti dulu lagi.
Penonton mesti mengucap selamat tinggal pada Popcorn dan minuman dan wajib membeli tiket secara daring.
Satuan tugas penanganan Covid-19, mengeluarkan sejumlah pedoman protokol kesehatan di dalam area bioskop yang wajib dipatuhi, demi menekan potensi penularan Covid-19.
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa bioskop berkontribusi untuk meningkatkan imunitas masyarakat yang berkaitan dengan penanganan Covid-19.
Hal itu disampaikan Wiku dalam konferensi pers melalui YouTube BNPB, seperti diberitakan Kompas.com, Rabu (26/8/2020).
Wiku mengungkapkan saat menonton film, masyarakat akan merasa bahagia.
Perasaan bahagia ini diklaim berpengaruh pada peningkatan imunitas tubuh yang bisa memperkecil risiko terpapar Covid-19.
Namun, hal ini dibantah oleh ahli epidemiologi Universitas Indonesia Pandu Riono.
Kepada Kompas.com, Pandu mengatakan tidak ada hubungannya imunitas dengan nonton film di bioskop.
"Tidak ada evidence nonton bioskop akan meningkatkan imunitas, belum ada studinya," kata Pandu.