Anies Siap Buka Bioskop di Jakarta
Pembukaan Bioskop Disebut Berkontribusi Tingkatkan Imunitas, Ahli: Kewaspadaan Justru Ditingkatkan
Alasannya karena bioskop dinilai punya peranan penting menghibur masyarakat yang berdampak pada meningkatnya imunitas.
Penulis: Wahyu Aji Tribun Jakarta | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Pandu mengatakan tidak semua orang yang menonton film di bioskop akan merasa bahagia, sebab bahagia tidak hanya dengan nonton film di bioskop.
"Itu kata-kata yang seakan-akan jadi jubir pengusaha bioskop. Kalau mau buka bioskop, buka saja, tidak perlu pakai alasan, nonton di bioskop bisa meningkatkan imunitas," jelas Pandu.
Dengan dibukanya tempat hiburan seperti bioskop, Pandu justru menegaskan agar tingkat kewaspadaan perlu ditingkatkan, baik oleh pengusaha bioskop maupun masyarakat.
Harapannya, agar masyarakat yang datang ke bioskop tidak terinfeksi virus corona.
"Karena mereka kan berkumpul dalam satu ruangan. Itu yang harus ditekankan," kata Pandu.
Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan dan ditindaklanjuti oleh pengusaha yakni bagaimana memperbaiki sirkulasi udara di dalam bioskop.
Di antaranya dengan memperbaiki sirkulasinya dengan 50 persen diusahakan ada udara luar yang masuk.
"Di luar itu memang tidak ada pelaporan kluster bioskop, karena mereka sangat rigit untuk memberlakukan konsep 3 M (mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak)," papar Pandu.
Selain itu, Pandu juga mengingatkan agar masyarakat yang datang ke bioskop juga harus tetap menggunakan masker yang sesuai standar.
"Selama menonton di bioskop, masker harus selalu dipakai dan di luar itu benar-benar dilarang untuk makan di dalam bioskop. Tapi apakah mungkin pihak bioskop mau tidak menjual makanan," ungkap Pandu.
Pembatasan pengunjung bioskop dalam satu studio, kata Pandu, juga perlu diperhatikan.
Paling tidak kapasitas pengunjung sebesar 50 persen, sehingga jaga jarak fisik dapat tetap diterapkan selama menonton bioskop.
Pengusaha tunggu putusan resmi
Gabungan Perusahaan Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) masih menunggu kepastian keputusan itu secara resmi lewat SK terkait kelanjutan PSBB Transisi yang akan dikeluarkan Pemprov DKI Jakarta.
Mengingat PSBB berakhir pada 27 Agustus 2020.