Kasus Covid-19 Tembus Seribu per Hari di DKI Jakarta, Anies Pamer 43 Persen Testing di Wilayahnya

DKI Jakarta mendeteksi, ada 1.114 kasus baru konformasi positif Covid-19 pada Minggu (30/8/2020) kemarin.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Suharno
ISTIMEWA
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam diskusi Rabu (22/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - DKI Jakarta mendeteksi, ada 1.114 kasus baru konformasi positif Covid-19 pada Minggu (30/8/2020) kemarin.

Penambahan kasus Covid-19 ini merupakan yang tertinggi sejak penyakit itu ditemukan pada Maret silam.

Meski penambahan kasus harian telah menembus angka 1.000, namun Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berdalih, hal ini terjadi lantaran masifnya testing yang dilakukan.

Dalam diskusi virtual yang ditayangkan di kanal youtube SDGsJakarta, Anies pamer 43 persen dari kapasitas testing seluruh Indonesia dilakukan di DKI Jakarta.

Benyamin Davnie - Pilar Saga Ichsan Dapat Dukungan PBB Maju Pilkada Tangsel

"Kemarin hari minggu (30/8/2020) yang dilaporkan 43 persen dari testing seluruh Indonesia itu dilakukan di Jakarta. Konsekuensinya angka positif lebih banyak, ya karena kita melakukan testing," ucapnya, Senin (31/8/2020).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini pun mengklaim, jumlah testing yang dilakukan di DKI lebih banyak 4 hingga 5 kali lipat standar yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia (WHO).

Adapun standar testing Covid-19 yang ditetapkan WHO adalah seribu tes per satu juta penduduk.

"Kegiatan testingnya bervariasi tiap minggu. Rata-rata tiap Minggu kita 4 sampai 5 kali lipat lebih tinggi dari yang diharuskan WHO," ujarnya.

"Jadi, secara aktivitas testing kita sudah tinggi," sambungnya menjelaskan.

Mumi dan Pocong Gentayangan di Kalibata Jakarta Selatan, Ingatkan Warga Bahaya Covid-19

Untuk itu, Anies mengatakan, tingginya angka positif Covid-19 di DKI, bukan berarti menjadi pertanda buruk.

"Tapi dengan cari seperti ini kita bisa mengetahuai dengan nyata tentang status Covid-19 di Jakarta," kata Anies.

Seperti diketahui, jumlah kasus Covid-19 di ibu kota mengalami ledakan selama Agustus 2020 ini.

Bahkan, jumlah pasien Covid-19 di ibu kota bertambah lebih dari 800 orang setiap harinya sejak Kamis (27/8/2020) lalu.

Lonjakan paling signifikan terjadi pada Minggu (30/8/2020) kemarin, di mana pasien Covid-19 bertambah 1.114 orang.

Pemprov DKI Jakarta Perbolehkan Bioskop Buka Jika Kirim Surat, Djakarta Theater XXI Masih Tutup

Hingga 30 Agustus 2020 ini, tercatat jumlah kasus Covid-19 di ibu kota telah menembus angka 39.280 kasus.

Dari jumlah itu, sebanyak 30.134 orang atau 76,7 persen pasien Covid-19 di DKI Jakarta dinyatakan sembuh.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved