Virus Corona di Indonesia

Nada Tinggi Wawalkot Dedie Rachim Lihat Kerumunan PKL Saat Jam Malam: Kalian Mau Merusak Kota Bogor?

Kota Bogor yang berstatus zona merah menerapkan Pembatasan Sosial Skala Mikro dan Komunitas. Wakil Wali Kota

Penulis: Ferdinand Waskita | Editor: Wahyu Aji
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim kesal lihat kerumunan PKL saat pemberlakuan jam malam, Senin (31/8/2020). 

"Seperti yang kita ketahui bersama juga hari ini ada peningkatan 30 kasus, ini rekor tertinggi Kota Bogor, jadi kalau kita sikapi main-main, kita sikapi sepele atau sederhana saya pikir upaya besar kita untuk menurunkan tingkat penularan covid ini sia-sia," katanya.

Dedie kembali mengingaykan kedapa semua pihal untuk mau berjuang saling membantu dan mengingatkan untuk mecegah penularan Covid-19.

"Jadi harus didukung oleh semua pihak, semua harus paham dari kerumunan itu bisa timbul insiden-insiden baru, itu yang kita lakukan malam ini dan terus sampai tanggal 11 ke depan," tegasnya.

Kondisi Kota Bogor Saat Pemberlakuan Jam Malam

Warga Kota Bogor mulai memahami adanya aturan Pembatasan Sosial Skala Mikro dan Komunitas.

Patroli gabungan pun dilakukan setiap malam sejak pukul 21.00 WIB.

Dikutip dari TribunnewsBogor di beberapa ruas jalan di pusat Kota Bogor terpantai sepi aktivitas.

Trotoar yang pada malam biasanya seringkali dipakai nongkrong dan berjualan oleh PKL pun kini terlihat sepi.

Hanya ada bebeeapa kendaraan yang berlalu lalang.

Namun tak ada warga yang berkerumun berkumpul di tempat fasilitas umum ataupun ditempat-tempat makan atau nongkrong.

Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan bahwa Pemkot Bogor bersama forkompinda akan terus rutin melaksanakan patroli.

Bukan tanpa tujuan pembatasan dan pateoli dilakukan, namun untuk mencegah adanya penularan Covid-19.

"Jadi harus didukung oleh semua pihak, semua harus paham dari kerumunan itu bisa timbul insiden-imsiden baru, itu yang kita lakukan malam ini dan terus sampai tanggal 11 ke depan," katanya.

Dedie juga mengucapkan rasa terimakasihnya kepasa warga dan masyarakat di Kota Bogor yang mau ikut membantu mencegah penularan Covid-19.

"Secara umum tentu masyarakat Kota Bogor kita berikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kerjasama yang sangat baik, dari hampir sebagian besar masyarakat Kota Bogor, tentu dalam pelaksanaan dilapangan masih ada beberapa yang masih belum paham atau belum mau memahami atau bahkan tidak peduli, yang untuk tidak peduli kita berikan langkah tegas," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved