Obat Tradisional
Atasi Masuk Angin dengan 7 Obat Tradisional Ini, Mudah Karena Pakai Bahan Rumahan
Masuk angin biasa ditandai dengan perut kembung, badan pegal-pegal, mual, batuk, flu, sampai demam.
Penulis: Muji Lestari | Editor: Siti Nawiroh
TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Masyarat kerap menggunakan istilah masuk angin jika sedang merasa tak enak badan.
Masuk angin biasa ditandai dengan perut kembung, badan pegal-pegal, mual, batuk, flu, sampai demam.
Masyarakat Indonesia umumnya merasa masuk angin bila salah satu dari gejala tersebut muncul.
Dalam dunia kedokteran barat, sebenarnya tidak dikenal nama penyakit masuk angin.
Istilah yang ada adalah flu atau cold untuk menunjukkan gejala demam atau tidak enak badan.
Penyebab masuk angin biasanya karena udara dingin atau badan terkena angin yang hingga membuat vasokonstriksi (menciutnya) pembuluh darah pada kulit.
Orang yang terkena masuk angin biasanya akan puling setelah melakukan istirahat dan memberi asupan gizi yang cukup pada tubuh.
• Ini 7 Ramuan Obat Tradisional Penurun Demam, Bahannya Mudah Ditemukan di Dapur Rumahan
Penelusuran TribunJakarta, terdapat beberapa ramuan obat tradisional, yang bisa digunakan untuk membantu penyembuhan masuk angin lebih cepat.
Berikut sejumlah obat tradisional alami yang bisa dimanfaatkan saat masuk angin menyerang:
1. Kerokan dengan Bawang Merah
Kerokan menggunakan bawang merah biasanya sering dilakukan dengan mengiris bawang merah menjadi beberapa bagian besar.
Bawang tersebut dicampurkan dengan minyak esensial atau baby oil kemudian digosokkan pada tubuh.
Menurut Prof Dr dr Didik Gunawan Tamtomo, PAK, MM. M.Kes, kerokan dengan bawang memberikan efek vasodilatasi, seperti dikutip dari artikel Kompas.com (6/6/2019).

Efek vasodilatasi adalah efek yang melancarkan peredaran darah dan menimbulkan efek menenangkan.
Kedua efek tersebut menjadikan kerokan bawang merah ampuh untuk mengatasi masuk angin pada beberapa orang.