Obat Tradisional

Bukan Cuma Jambu Biji, 10 Tanaman Obat Tradisional Ini Juga Bisa Bantu Atasi DBD

Selain jambu biji, ternyata ada jenis tanaman obat tradisional lain yang bisa bantu penyembuhan DBD.

Penulis: Muji Lestari | Editor: Kurniawati Hasjanah
Tribunnews.com/net
Nyamuk demam berdarah 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Selain pandemi virus corona, wabah demam berdarah dengue (DBD) juga tidak bisa diabaikan. 

Di tengah pandemi Covid-19, kasus demam berdarah (DBD) meningkat di beberapa daerah.

Menurut catatan Kementerian Kesehatan per 21 Juni 2020, secara kumulatif ada 68.753 kasus DBD di Indonesia.

Dibandingkan dengan tahun sebelumnya pada periode yang sama, jumlah total kasus DBD hingga Juni 2019 adalah sebanyak 105.222.

Umumnya, orang yang terkena demam berdarah akan mengonsumsi jus jambu biji untuk membantu penyembuhan.

Ilustrasi Jambu Biji
Ilustrasi Jambu Biji (Istimewa)

Tapi selain jambu biji, rupanya ada tanaman obat tradisional lain yang bisa membantu proses penyembuhan penderita DBD.

Seiring meningkatnya perhatian pada penyebaran penyakit yang disebabkan virus dengue itu, banyak pihak tergerak meneliti obat atau antivirus DBD.

Salah satunya dikerjakan tim peneliti dari Universiti Teknologi Malaysia, pada 2013 lalu.

Dilansir Kompas.com, dari hasil penelitian tersebut ada beberapa tanaman yang potensial bisa digunakan sebagai obat herbal untuk mengatasi DBD. Apa saja? Berikut 10 tanaman obat tradisional untuk mengatasi DBD:

1. Sambiloto

Daun yang jamak digunakan sebagai bahan pembuatan jamu tradisional ini dikenal memiliki cita rasa yang pahit.

"Ekstrak A. paniculata menunjukkan efek penghambatan antivirus tertinggi pada DENV-1 (virus dengue serotipe 1) oleh uji antivirus berdasarkan efek sitopatik," tulis peneliti.

7 Obat Tradisional Atasi Batuk Pilek pada Anak, Ampuh Tanpa Obat Kimia!

2. Bayam Dempo

Tanaman air yang banyak ditemukan di Pulau Jawa ini aslinya berasal dari Amerika Selatan.

Dari hasil pengujian, ekstrak A. philoxeroides memiliki efek menghambat pertumbuhan virus dengue.

3. Daun Pepaya

Pepaya merupakan salah satu buah yang cukup populer di Indonesia.

Tak hanya berguna untuk menjaga asupan vitamin dari buahnya, manfaat daun pepaya untuk DBD juga telah dibuktikan tim peneliti.

Dari hasil penelitian, penderita demam berdarah yang diberi ekstrak daun pepaya sebanyak 25 mililiter, dua kali sehari, selama lima hari, jumlah trombositnya meningkat.

Peningkatan trombosit dalam darah dapat mengurangi risiko perdarahan.

Sehingga, mencegah demam berdarah berkembang menjadi DBD yang parah.

Ilustrasi daun pepaya
Ilustrasi daun pepaya (StyleCraze/TribunTravel.com)

4. Temu kunci

Rempah yang rimpangnya kerap digunakan sebagai bumbu masakan ini disebut bermanfaat untuk mengatasi DBD.

Dari hasil pengujian, ekstraksi senyawa temu kunci dapat menghambat merebaknya virus dengue serotipe 2 (DENV-2).

5. Sea buckthorn

Tanaman yang sedang naik daun digunakan sebagai produk perawatan kecantikan (skin care) ini juga berkhasiat untuk DBD.

"Ekstrak daun H. rhamnoides mampu menjaga daya tahan sel yang terinfeksi virus dengue. Kemampuannya setara dengan obat antivirus dengue jenis Ribavirin," tulis peneliti.

Ilustrasi Pare Putih.
Ilustrasi Pare Putih. (Bukalapak)

6. Pare

Pare kerap digunakan sebagai bahan sayuran dalam sejumlah masakan khas Nusantara.

"Ekstrak metanol dari M. charantia menunjukkan efek penghambatan DENV-1 (virus dengue serotipe 1) oleh uji antivirus berdasarkan efek sitopatik," tulis peneliti.

7. Amis-amisan

Tanaman ini jamak tumbuh di Jepang, Korea, Cina Selatan, dan sebagian wilayah Asia Tenggara.

Dari hasil penelitian, senyawa bioaktif dari ekstrak amis-amisan dapat menghambat aktivitas virus dengue serotipe 2 (DENV-2).

Selain itu, ekstrak tanaman herba ini juga efektif melindungi sel saat tubuh diserang virus dengue.

Jangan Sembarangan Minum Obat! Ini 9 Cara Alami Mengobati Sakit Kepala, Coba Duduk di Tempat Gelap

8. Daun kemangi

Tanaman yang biasa dimanfaatkan sebagai lalapan ini dapat digunakan sebagai obat tradisional untuk mencegah demam dengue.

Akan tetapi, hasil uji lab pada ekstrak daun kemangi menunjukkan, ekstrak tanaman ini hanya memiliki sedikit efek menghambat perkembangan virus dengue serotipe 1 (DENV-1).

Ilustrasi cabai
Ilustrasi cabai (freepik.com)

9. Cabai Jawa

Di berbagai negara termasuk Indonesia, tanaman ini buahnya jamak dimanfaatkan untuk berbagai keperluan.

Hasil pengujian menunjukkan, paparan ekstrak cabai Jawa dapat membuat virus dengue serotipe 2 (DENV-2) 84,93 persen tidak aktif.

Bukan Cuma Kerokan, Ini 7 Ramuan Obat Tradisional untuk Mengatasi Masuk Angin

10. Beras Angkak

Angkak adalah jenis beras merah dari Tiongkok yang difermentasi dengan ragi Monascus purpureus.

Ada berbagai penelitian yang dilakukan untuk membuktikan angkak berpotensi menjadi obat herbal DBD.

Di antaranya adalah penelitian dari IPB tahun 2012 menunjukkan bahwa kapsul ekstrak angkak dapat meningkatkan trombosit pada tikus putih yang mengalami trombositopenia (kadar trombosit dalam darah rendah).

Pemberian angkak yang meningkatkan kadar trombosit dapat membantu pasien DBD lebih cepat sembuh.

Selain itu, penelitian lain tahun 2015 masih dari IPB melaporkan kombinasi angkak dan jambu biji juga dapat menjadi obat demam berdarah alami.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tak Hanya Jambu Biji, Berikut 10 Tanaman Obat Tradisional untuk DBD"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved