Pria 42 Tahun Diduga Lompat dari Lantai 6 Gedung RSD Wisma Atlet Kemayoran

Kogabwilhan-I Kolonel Marinir Aris Mudian, mengatakatan SP diduga melakukan aksi bunuh diri dari sana hingga tewas.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Muhammad Zulfikar
Istimewa
ilustrasi melompat 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - SP (42 tahun) diduga lompat dari tower enam gedung Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kogabwilhan-I Kolonel Marinir Aris Mudian, mengatakatan SP diduga melakukan aksi bunuh diri dari sana hingga tewas.

"Kejadiannya kemarin (Rabu, 9 September 2020," kata Aris, saat dikonfirmasi, Kamis (10/9/2020).

"Iya, korban meninggal dunia," sambungnya.

Dia menjelaskan, korban SP saat itu sedang melakukan isolasi di RSD Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Korban saat itu sedang isolasi di RSD sekira lebih dari dua hari," ujarnya.

Namun, Aris belum dapat menjelaskan detail ihwal motif korban SP diduga melompat dari tower 6, gedung RSD Wisma Atlet Kemayoran.

Dia memastikan, SP diduga melompat dari Lantai 6 gedung RSD Wisma Atlet Kemayoran dan ditemukan tewas di Lantai 3.

Motif Prada MI Sebarkan Berita Hoaks, Usai Tenggak Miras hingga Takut kepada Pimpinan

Berikut Sejumlah Penghargaan yang Pernah Diterima Jakob Oetama

Disclaimer:

Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu.

Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup.

Anda tidak sendiri. Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.

Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini:

https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved