Fenomena Balap Lari Liar
Tanggapi Fenomena Balap Lari Liar di Tangsel, Wali Kota Airin Gemas: Ingin Langsung Sidak
Wali Kota Tangerang Selatan ( Tangsel), Airin Rachmi Diany, mengaku baru mengetahui fenomena balap lari liar yang belakangan marak di wilayahnya.
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Suharno
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir
TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - Wali Kota Tangerang Selatan ( Tangsel), Airin Rachmi Diany, mengaku baru mengetahui fenomena balap lari liar yang belakangan marak di wilayahnya.
Seperti diketahui, balap lari liar tengah menjadi fenomena di sejumlah wilayah di Jabodetabek, termasuk Tangerang Selatan (Tangsel).
Konsep palap liar yang umumnya menggunakan sepeda motor dan diadakan di jalan raya saat malam hari, kini diubah.
Tanpa menggunakan mesin bermotor, para remaja mengadu kecepatan menggunakan dua kakinya.
Biasanya sejumlah remaja akan menutup akses jalan demi membuat lintasan balap.
• Ditunjuk Jadi RS Khusus Covid-19, RSUD Pasar Minggu Pindahkan Pasien Umum Pekan Ini
Perlombaan tidak resmi itupun menarik banyak perhatian hingga mengundang kerumunan.
Hampir setiap balap liar di Tangsel yang viral di media sosial, selalu terlihat kerumunan penonton yang ikut hanyut dalam euforia mendukung "joki" jagoannya.
"Di mana? Waduh, kapan? Kasih tahu di mana titiknya ke saya, jam berapa?" ujar Airin balik bertanya kepada awak media saat dimintai tanggapan terkait balap lari liar itu, di Pamulang Square, Pamulang, Tangsel, Senin (14/9/2020).
Saat diberi tahu bahwa sudah ada beberapa titik ajang balap lari liar di Tangsel, Airin mengecap bibir seperti gemas sekaligus kesal.
• Pembatasan Aktivitas Malam Hari di Kota Bekasi Bakal Diterapkan Minggu Ini
Airin ingin langsung menyidak para remaja yang menggelar olahraga tidak pada tempatnya itu.
"Ah, kasih tahu titiknya ke saya. Nanti saya sidak," ujarnya.
Ibu dua anak itu menganggap balap lari liar sangat berbahaya.
"Ya pastilah, yang pertama bahaya, ngapain olahraga cari bahaya. Penyakit Covid-19 berbahaya, nyari bahaya lagi, kan pusing saya," ujarnya.
Airin menduga maraknya aksi balap lari liar di wilayahnya itu karena mengikuti aksi serupa di wilayah lain
"Saya juga bingung, itu apa sih. Pasti ikut-ikutan ya, lihat Instagram," ujarnya.