Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Tangerang

Pemerintah Kota Tangerang Distribusi Bantuan Sosial Covid-19 Tahap Kedua

Pemerintah Kota Tangerang kembali menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) kepada masyarakat yang terdampak Covid-19

Istimewa/dokumentasi Pemkot Tangerang.
Pembagian Bantuan Sosial (Bansos) kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 berupa uang tunai sebesar Rp 600 ribu yang dibagikan ke 2.800 penerima Gor Puri Beta, Larangan Selatan, Kamis (24/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang kembali menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

Bantuan tersebut bersumber dari anggaran penanganan Covid-19 APBD Kota Tangerang.

Setelah sebelumnya memberikan bantuan beras untuk lumbung warga serta bantuan permodalan dan kredit tanpa bunga untuk para pelaku UMKM, kali ini bantuan dari Pemkot Tangerang berupa uang tunai sebesar Rp 600 ribu yang dibagikan ke 2.800 penerima

Pemberian bantuan tersebut tersebar di 13 Kecamatan, sebagai tahap II.

"Penyaluran kami lakukan selama tiga hari ke depan, di lokasi-lokasi yang bisa tetap menerapkan protokol kesehatan. Sehingga, penyaluran bisa dilakukan dengan cepat dan aman," ungkap Kepala Dinas Sosial, Suli Rosadi dalam keterangannya di Gor Puri Beta, Larangan Selatan, Kamis (24/9/2020).

Belum Sepekan Beroperasi, Ratusan Kamar di Rumah Singgah OTG Covid-19 Kabupaten Tangerang Penuh

Normalisasi Sungai, Wali Kota Tangerang Keluhkan Tumpukan Sampah dari Masyarakat

Siap-siap, Pekan Ini Langgar Protokol Kesehatan di Tangerang Dikenakan Denda

Ia pun menegaskan, penyaluran bantuan akan berlangsung sampai tahap III.

Dengan adanya bantuan ini, masyarakat yang menerima bantuan pun merasa sangat terbantu.

Terlebih mereka yang berprofesi sebagai pedagang kecil, ojek online, hingga korban PHK.

"Terima kasih banget, sebagai pengemudi ojek online sehari paling cuma dapat Rp 50 ribu sehari. Anak dua, istri di rumah gak kerja, mana cukup. Jadi dapat bantuan gini, ya untuk kehidupan sehari-hari aja," tutur seorang pengemudi ojek online, Agus.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Satrio Sarwo Trengginas
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved