Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Depok

Ridwan Kamil Dikabarkan Bakal Ngantor di Depok Imbas Peningkatan Covid-19, Ini Kata Gugus Tugas 

Rencana Ridwan Kamil berkantor di Depok imbas dari angka Covid-19 di Kota Depok, Bogor, dan Bekasi, yang semakin tak terkendali

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, saat dijumpai wartawan di RSUD Kota Depok, Sawangan, Selasa (15/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dikabarkan akan berkantor di Kota Depok dalam waktu dekat.

Rencana Ridwan Kamil berkantor di Depok imbas dari angka Covid-19 di Kota Depok, Bogor, dan Bekasi, yang semakin tak terkendali.

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Kota Depok, Dadang Wihana, mengatakan, pihaknya belum mengetahui informasi secara resmi.

“Kami belum mengetahui informasi secara resmi. baru mengetahui informasi dari media yang saat ini tersebar."

"Nah jika itu benar bahwa hal tersebut merupakan implementasi dari UU Otonomi Daerah dimana urusan yang sifatnya lintas Kabupaten, Kota, adalah menjadi tanggungjawab ataupun kewenangan Provinsi,” kata Dadang dikonfirmasi wartawan, Rabu (30/9/2020).

Dadang mengatakan, persoalan pandemi Covid-19 ini bukanlah persoalan lokalitas daerah semata.

“Tetapi urusan lintas Kabupaten, Kota, lintas Provinsi dan bahkan lintas negara,” tambahnya lagi.

Oleh sebab itu, Dadang mengatakan, bilamana benar Ridwan Kamil akan berkantor di Depok, maka hal itulah yang selama ini ditunggu-tunggu pihaknya.

Lagi, Kota Depok Berstatus Zona Merah Covid-19

Kejaksaan Depok Teliti Bekas Perkara Kasus Narkotika Catherine Wilson

Sudah 7 Hari Dirawat di RS Polri, Dokter Pelaku Aborsi Ilegal Raden Saleh Meninggal

“Maka dari itu kalau menurut saya, ini merupakan tanggungjawab yang harus diemban Provinsi yang selama ini kami tunggu.

Sekedar informasi, saat ini Kota Depok sendiri kembali berstatus zona resiko tinggi (zona merah) Covid-19, dimana jumlah pasien terkonfirmasi positif telah mencapai 4.320 orang, sembuh 2.936 orang, dan meninggal dunia sebanyak 135 orang.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved