Breaking News:

Demo Tolak UU Cipta Kerja

Stasiun MRT Setiabudi Beroperasi Normal Pasca-Dirusak Demonstran

Stasiun MRT Setiabudi Astra tetap beroperasi secara normal pasca-aksi demonstrasi menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja yang berujung anarkis.

TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Dampak aksi demonstrasi yang berujung anarkis di Stasiun MRT Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (9/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, SETIABUDI - Stasiun MRT Setiabudi Astra tetap beroperasi secara normal pasca-aksi demonstrasi menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja yang berujung anarkis.

"Stasiun MRT Setiabudi Astra telah membuka semua entrance," kata Corporate Secretary MRT Jakarta Muhamad Kamaluddin dalam keterangannya, Jumat (9/10/2020).

Kamaluddin menambahkan, MRT Jakarta juga telah melayani seluruh stasiun.

"MRT Jakarta kembali melayani seluruh stasiun dari Stasiun MRT Lebak Bulus Grab sampai dengan Stasiun MRT Bundaran HI," ujar dia.

Pantauan TribunJakarta.com, Stasiun MRT Setiabudi Astra mengalami kerusakan dan dipenuhi coretan.

Sejumlah kaca di Stasiun MRT Setiabudi pecah.

Selain itu, dinding pintu masuk MRT juga dipenuhi coretan.

"War Zone For DPR," demikian salah satu coretan yang ada dinding Stasiun MRT Setiabudi Astra.

Halaman
123
Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved