Penanganan Covid

Bantu Tangani Covid-19, Kemendikbud Selenggarakan Program Duta Mahasiswa Perubahan Perilaku

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) terus berkomitmen untuk mendukung Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

Editor: Elga H Putra
Tribunnews/Dany Permana
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo saat berbincang dengan redaksi Tribun Network di Jakarta, Senin (7/9/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) terus berkomitmen untuk mendukung Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

Salah satunya dengan menyelenggarakan program Duta Mahasiswa Perubahan Perilaku.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Letnan Jenderal TNI Doni Monardo mengatakan target dari Duta Mahasiswa ini adalah mengubah pandangan masyarakat yang masih memiliki persepsi tidak mungkin terpapar atau terinfeksi Covid-19.

“Ini adalah misi kemanusiaan dalam rangka menyelamatkan jiwa manusia. Tugas kita harus memberikan penjelasan bahwa Covid-19 ini nyata, bukan rekayasa, bukan konspirasi. Korban jiwa sudah mencapai satu juta orang dan yang terpapar lebih dari 32 juta orang,” ujar Doni Monardo saat pengumuman Duta Mahasiswa Perubahan Perilaku di Jakarta, pada Selasa (13/10/2020).

Senada dengan itu, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Nizam menyampaikan sejak awal pandemi Covid-19, Kemendikbud bersama seluruh organisasi mahasiswa bidang kesehatan telah berhasil menjaring lebih dari 15.000 relawan untuk membantu pencegahan penyebaran Covid-19.

Semua relawan ini, mendapatkan capacity building melalui webinar dari WHO, Kementerian Kesehatan dan Perhimpunan Dokter Spesialis.

“Saat ini, mahasiswa akan diterjunkan kembali untuk membantu Satgas Penanganan Covid-19 sebagai duta perubahan perilaku masyarakat agar patuh terhadap protokol kesehatan 3M untuk mencegah penularan Covid-19,” ucap Nizam.

Hal senada disampaikan Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Sonny Harry B. Harmadi.

Ia menyampaikan pembentukan Bidang Perubahan Perilaku pada Satgas Penanganan Covid-19 dimaksudkan untuk menangani permasalahan penularan Covid-19 dari hulu yaitu dengan mendorong percepatan perubahan perilaku masyarakat agar patuh 3M.

Sonny berharap, penyadaran dan perubahan perilaku tersebut dapat memutus rantai penularan Covid-19.

Dalam melaksanakan tugasnya, lanjut Sonny, Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19 didukung oleh tiga sub bidang yang sangat penting dan saling mendukung yaitu Sub Bidang Edukasi, Sosialisasi, dan Mitigasi.

“Kami harap tim ini mampu menggalang kolaborasi (pemerintah, media, masyarakat, pelaku usaha, dan akademisi) yang solid dan saling melengkapi,” kata Sonny.

Untuk diketahui, sebagai indikator keberhasilan dari program ini antara lain peningkatan persentase orang yang berubah perilakunya dari belum patuh menjadi lebih patuh.

Baca juga: Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Usul ke Pemerintah Pusat Wisata Lagoi Dibuka untuk Wisatawan Mancanegara

Kemdian penurunan angka kasus aktif penularan Covid-19 di daerah sasaran, perubahan status zonasi risiko penularan Covid-19 di daerah sasaran, serta mahasiswa mampu mengidentifikasi dan merespon masalah yang ada di lingkungannya akibat wabah Covid-19 berdasarkan pemetaan masalah dan perkembangannya secara berkala setelah diintervensi oleh kegiatan mahasiswa.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved