Antisipasi Virus Corona di DKI

Hadirkan Laboratorium Mini Untuk Swab, Kepala BPKP Pastikan Layanan Swab Tak Dipungut Biaya

Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh pastikan swab test antigen bagi karyawan dan tamu BPKB tak dipungut biaya

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Muhammad Zulfikar
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Kepala BPKP, Muhammad Yusuf di Kantor BPKP, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (14/10/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, MATRAMAN - Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh pastikan swab test antigen bagi karyawan dan tamu BPKB tak dipungut biaya.

Pada Rabu (14/10/2020) layanan swab antigen dengan laboratorium mini dihadirkan di lingkungan Kantor BPKP.

Laboratarium mini ini dihadirkan dengan tujuan memutus mata rantai Covid-19 kluster perkantoran.

Selain itu, bertujuan juga untuk melindungi karyawan ataupun auditor di BPKP.

"Tes usap antigen ini tidak dipunggut biaya. Auditor dan pegawai BPKP harus melalukan swab antigen sebelum dan sesudah menjalankan tugas negara," kata Yusuf di Matraman.

Suasana laboratorium mini swab antigen di lingkungan Kantor BPKP, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (14/10/2020)
Suasana laboratorium mini swab antigen di lingkungan Kantor BPKP, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (14/10/2020) (TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina)

Baca juga: Putus Mata Rantai Covid-19, BPKP Hadirkan Laboratorium Mini Untuk Swab

Baca juga: Cegah Kecelakaan, PT KAI Daop 1 Jakarta Sosialisasi Disiplin Berlalu Lintas

Dalam kurun waktu 20 menit, hasil swab test antigen akan diketahui oleh karyawan dan tamu yang datang ke BPKP.

Sejauh ini, terdapat 73 karyawan BPKP yang terpapar Covid-19.

Namun Yusuf memastikan semuanya telah sembuh dan saat ini tak ada karyawan BPKP yang terpapar Covid-19.

"Dengan adanya tes usap ini, auditor dan pegawai yang selesai berugas, telah terjamin kesehatannya, sebelum kembali ke rumah dan berkumpul dengan keluarganya. Laboratorium mini diharapkan bisa menjadi pencegah kluster kantor,” tandasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved