Buronan Cai Changpan Gantung Diri
Kisah Tragis Pelarian Terpidana Mati Cai Changpan, 33 Hari Jadi Buronan hingga Gantung Diri di Hutan
Setelah 33 hari menjadi buronan polisi, terpidana mati Cai Changpan ditemukan tewas gantung diri di Hutan Jasinga.
Polisi pun medapat informasi keberadaan terpidana mati kasus narkoba ini dari satpam pabrik pembakaran ban yang berada di sekitar hutan tersebut.
Satpam itu pun mengaku sempat diancam oleh Cai Changpan bila membocorkan keberadaannya kepada pihak luar.
"Kami dapat informasi dari satpam pabrik di hutan Jasinga, dia masuk hutan. Info dari satpam, dia sering bermalam, tapi enggak setiap hari," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus.

Ditemukan tewas gantung diri
Mendapat informasi keberadaan Cai Changpan, polisi langsung bergerak cepat.
Sejumlah polisi diterjunkan ke Hutan Jasinga pada Sabtu (17/10/2020) pagi untuk mencari keberadaan WNA asal Tiongkok itu.
Polisi pun berhasil menemukan Cai Changpan di dalam hutan itu.
Namun, kondisinya sungguh tragis.
Saat ditemukan, tubuh Cai Changpan sudah terbujur kaki. Ia ditemukan tewas gantung diri.
"Pagi tadi (17 Oktober) dilakukan penggerebekan dan kami temukan Cai Changpan sudah meninggal dunia," ujarnya.
Jenazah Cai Changpan dibawa ke RS Polri Kramat Jati
Jasad bandar narkoba terpidana mati Cai Changpan tiba di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur setelah ditemukan tewas pada Sabtu (17/10/2020).
Pantauan wartawan TribunJakarta.com, jasad tiba di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur pukul 19.22 WIB menggunakan ambulans berpelat B 1728 VVM.

Setibanya di RS Polri Kramat Jati jasad Chai Changpan yang ditemukan di kawasan Jasinga, Kabupaten Bogor dibawa ke ruang Instalasi Forensik.
Sejumlah penyidik Polres Metro Tangerang yang memburu Chai Changpan saat kabur mendampingi proses kedatangan jenazah di RS Polri Kramat Jati.