Breaking News:

Program Berobat Gratis Paslon Pilkada Depok Pradi-Afifah Menuai Sorotan, Golkar : Jangan Diplesetin

Program berobat gratis paslon Wali Kota Depok Pradi Supriatna menuai sorotan berbagai pihak.

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna saat memberi keterangan pers di Mapolresta Depok, Selasa (26/2/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Satu diantara sejumlah program dari Pasangan Calon Wali dan Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna - Afifah Aliyah, menuai sorotan berbagai pihak.

Program yang menjadi sorotan tersebut adalah berobat gratis bagi seluruh warga, hanya dengan menunjukan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kota Depok.

Ketua DPD Partai Golkar Depok, Farabi A Rafiq, menyebut bahwa program ini bisa menjadi solusi bagi warga kurang mampu.

"Jadi kesehatan nomor satu, Pilkada juga nomor satu. Ini harus berjalan sinergis," kata Farabi dikonfirmasi wartawan, Senin (19/10/2020).

Farabi menjelaskan, acap kali dirinya kerap mendengar keluhan mahalnya biaya berobat dari warga Kota Depok.

Baca juga: Suaminya Digugat Cerai Nita Thalia, Sang Istri Pertama Nangis: Sedih, Kenapa Harus Berakhir Begini?

Baca juga: Autopsi Selesai, Keluarga Cai Changpan Belum Datangi RS Polri Kramat Jati

"Kita tahu rakyat Depok ini sering mengeluh, orang berobat enggak punya duit. Ini kenyataan, jangan ngomong ini itu deh, jangan bilang omong kosong deh," ucapnya.

"Lihat rakyat bagaimana, rakyat itu teriak mau berobat enggak punya duit, harus utang sana sini. Bu Afifah sering dimintai tolong, Bu Wenny dari DPR RI fraksi Golkar juga, rumah sakit saya apalagi," timpalnya lagi.

Lebih lanjut, Farabi menerangkan bahwa program berobat gratis ini bisa realisasikan dengan bekerjasama bersama pihak BPJS.

"Jangan dipleset-plesetin lah, bilang ini melawan BPJS. Mana ada melawan negara, enggak ada yang bisa melawan konstitusi. Konstitusinya jelas, BPJS kita bersinergi," imbuhnya.

Sebagai contoh, Farabi berujar bahwa program serupa telah diterapkan di Kota Bekasi, dan berjalan baik meski sempat melalui beberapa kali revisi.

"Masa Kota Depok enggak bisa. Nah kita merasa karena Bu Afifah berbarengan dengan kita, maka kita mau program ini berjalan dengan baik, supaya rakyat enggak stres lagi soal duit," pungkasnya.

Penulis: Dwi Putra Kesuma
Editor: Dionisius Arya Bima Suci
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved