Buronan Cai Changpan Gantung Diri
Pegawai Kemenkumham yang Jadi Tersangka Bantu Cai Changpan Kabur Kemungkinan Bertambah
Meninggalnya napi Lapas Kelas I Tangerang, Cai Changpan tak lantas menghentikan penyidikan kasus kaburnya napi gembong narkoba terpidana mati itu.
Penulis: Bima Putra | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra
TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Meninggalnya napi Lapas Kelas I Tangerang, Cai Changpan tak lantas menghentikan penyidikan kasus kaburnya napi gembong narkoba terpidana mati itu.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan pihaknya sudah memeriksa sejumlah jajaran Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).
Tidak terkecuali Kalapas Kelas I Tangerang Jumadi dan Kakanwil Kemenkumham Banten Andika Dwi Prasetya yang menaungi Lapas Kelas I Tangerang.
"Semua kita sudah panggil, semua (diperiksa) jadi saksi," kata Yusri di Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (21/10/2020).
Meski tidak membeberkan perkembangan penyidikan teranyar usai dua petugas Lapas Kelas I Tangerang jadi tersangka karena membantu Changpan kabur.
Dia menyatakan ada peluang penambahan tersangka dari oknum jajaran Kemenkumham mengingat proses penyidikan masih berlanjut.
"Masih berjalan, masih berjalan. Kita masih mendalami apakah kemungkinan masih ada (penambahan) tersangka lagi, masih didalami, masih penyidikan," ujarnya.
Baca juga: UPDATE Covid-19 di DKI Jakarta 21 Oktober 2020, 12.934 Masih Dirawat dan Jalani Isolasi
Baca juga: Kisah Abah Sarna, Pria Berusia 71 Tahun Nikahi Gadis Umur 18 Tahun dengan Seserahan Skuter Matik
Sebelumnya Ditkrimum Polda Metro Jaya menetapkan dua tersangka oknum petugas yang dari penyidikan terbukti membantu Changpan melarikan diri.
Yakni Wakil Komandan Regu 2 Lapas Kelas I Tangerang dan satu lagi pegawai kesehatan Lapas Kelas I Tangerang, keduanya dijerat pasal 426 KUHP.
Changpan melarikan diri dari selnya pada 14 September 2020 lalu kabur ke kawasan Hutan Tenjo, Kabupaten Bogor dengan cara menggali lubang sejauh 30 meter.
Pelariannya berakhir pada Sabtu (17/10/2020), dia ditemukan tewas dalam keadaan gantung diri di satu kawasan Jasinga, Kabupaten Bogor.