Libur Cuti Bersama

Ancol Buka, Simak Ketentuannya : KTP Luar DKI Boleh Masuk, Anak-Anak dan Lansia Khusus Olahraga

Manajemen Ancol telah mempersiapkan berbagai kebijakan serta fasilitas untuk menunjang Protokol Kesehatan bagi masyarakat

Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Erik Sinaga
Tribun Jakarta/Gerald Leonardo Agustino
Suasana di kawasan pantai Taman Impian Jaya Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Senin (12/10/2020). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Sejumlah tempat wisata boleh dibuka untuk masyarakat umum dengan beberapa ketentuan saat PSBB Transisi DKI Jakarta.

Bagi Anda yang mau berwisata, nampaknya Anda harus siap mematuhi beberapa aturan yang diberikan oleh pengelola tempat usaha terkait dengan protokol kesehatan.

Ancol siap menyambut datangnya pengunjung saat periode libur panjang pekan ini.

Kendati begitu, Direktur Utama PT Taman Impian Jaya Ancol, Teuku Sahir Syahali mengungkapkan penting agar setiap pengunjung memiliki komitmen yang tinggi dalam mematuhi protokol kesehatan.

"Libur panjang akan selalu menjadi momen yang ditunggu oleh setiap orang. Namun di tengah pandemi seperti sekarang diperlukan komitmen yang tinggi oleh seluruh pengunjung dalam mematuhi sejumlah protokol kesehatan dengan baik agar dapat melakukan aktivitas olah raga dan berekreasi di dalam kawasan Ancol," kata Teuku Sahir Syahali, Selasa (27/10/2020).

Teuku menjabarkan, Manajemen Ancol telah mempersiapkan berbagai kebijakan serta fasilitas untuk menunjang
Protokol Kesehatan bagi masyarakat yang berkunjung di kawasan Taman Impian Jaya Ancol.

Saat ini, Management Ancol tidak memberlakukan batasan wilayah pengunjung yang ingin berwisata.

Artinya pengunjung dari wilayah manapun atau KTP luar DKI Jakarta boleh datang.

Namun, ada beberapa peraturan baru yang harus dilakukan secara tertib.

Diantaranya anak berusia di bawah 9 tahun dan lansia di atas 60 tahun hanya diperbolehkan memasuki kawasan Pantai dan ruang tebuka hijau Allianz Ecopark untuk berolah raga saja.

Kemudian, meskipun pengunjung sudah diperbolehkan berenang di pantai, namun harus tetap menjaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain.

Penambahan personel petugas (satgas) Protokol Covid-19 juga disiagakan untuk bertugas memantau dan memberikan edukasi kepada pengunjung mengenai gerakan 3M.

Yaitu Memakai Masker,
Menjaga Jarak, dan Mencuci Tangan dengan air dan sabun yang dikemas dengan slogan SSBB, yaitu Senang Selamat Bareng-Bareng.

"Manajemen Ancol berharap semua yang datang untuk mematuhi peraturan protokol yang berlaku dan pelaggaran dapat dikenakan sanksi," kata Teuku.

Bagi pengunjung yang tidak dapat memenuhi aturan protokol kesehatan, kata Teuku akan dikenakan sanksi teguran oleh satgas si lokasi.

Apabila enggan mematuhi aturan tersebut, maka pengunjung dipersilahkan untuk meninggalkan kawasan Ancol.

Baca juga: Lonjakan Penumpang Libur Panjang Diprediksi Terjadi Besok, 9.374 Orang Berangkat dari 3 Stasiun

Baca juga: PSBB Transisi, Warga Luar Jakarta Sudah Boleh Berwisata di Ancol

Baca juga: Diprediksi Melonjak Jelang Libur Panjang, Penumpang Bus Terminal Pondok Cabe Tidak Wajib Rapid Test

Adapum jumlah kapasitas pengunjung saat PSBB Transisi ini dibatasi hanya 25% dari maximum occupancy kawasan Ancol. Sementara untuk resort dan restoran sendiri dibatasi hingga maksimal 50% dari occupancy normal.

"Pengunjung dapat mengakses Pintu Gerbang Timur dan Carnaval saat melakukan kunjungan. Pintu Gerbang Ancol beroperasi mulai pukul 06.00 WIB– 21.00 WIB, sementara unit-unit rekreasi
yang ada di dalamnya yaitu Dunia Fantasi mulai pukul 10.00 WIB – 17.00 WIB, Ocean Dream Samudra dan Seaworld Ancol mulai pukul 10.00 WIB – 16.30 WIB," jelasnya.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved