Demo di Kedubes Perancis
Beraksi Saat Demo di Kedubes Perancis, Seorang Terduga Pencopet Nyaris Dihakimi Massa
Satu orang terduga pencopet nyaris jadi bulan-bulanan massa aksi unjuk rasa di Kedutaan Besar Prancis di Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat.
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas
TRIBUNJAKARTA.COM, MENTENG - Satu orang terduga pencopet nyaris jadi bulan-bulanan massa aksi unjuk rasa di Kedutaan Besar Prancis di Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat.
Satu orang itu tertangkap basah oleh Tri, salah satu massa aksi yang melihat tindak tanduk mencurigakan di tengah kerumunan.
Ia bersama temannya, Yanto, membuntuti terduga pencopet yang berdesakan dengan massa aksi ketika hendak bubar.
"Orang itu berdesak-desakan seolah di belakangnya ada yang dorong. Padahal tidak. Kita ikuti dan sergap. "Kalau itu hp lo, coba dong lihat". Dia berontak. Kita rangkul tapi Massa yang melihat langsung mukul," jelasnya kepada TribunJakarta.com di lokasi pada Senin (2/11/2020).
Pria itu membuka tas selempangnya. Di dalamnya tidak ditemukan ponsel.
Yanto dan Tri menduga ponsel itu telah dibuangnya untuk menghilangkan barang bukti.
Terduga pencopet itu sempat terkena pukulan beberapa kali oleh massa yang geram sebelum masuk ke pos polisi Sabang.

Tak berselang lama, pria yang dipenuhi tato di kedua tangannya itu digiring masuk ke mobil tahanan dan dibawa menuju Polres Jakarta Pusat.
Sebelumnya diwartakan, persaudaraan Alumni 212 dan sejumlah ormas Islam mengadakan aksi di sekitaran Kedutaan Besar Prancis pada Senin (2/11/2020).
Aksi tersebut merupakan protes atas pernyataan Presiden Emmanuel Macron yang menyinggung umat islam.
Seusai salat Ashar, para peserta aksi mulai meninggalkan lokasi demonstrasi.