Breaking News:

Rapat UMK 2021, Buruh Tangerang Inginkan Adanya Kenaikan 8,51 Persen

Dalam rapat yang berlangsung di kantor Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang, serikat buruh meminta UMK tahun 2021 untuk naik.

IST
Ilustrasi UMK 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang telah melakukan rapat koordinasi soal Upah Minimum Kota (UMK) tahun 2021 pada Kamis (5/11/2020).

Dalam rapat yang berlangsung di kantor Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang, serikat buruh meminta UMK tahun 2021 untuk naik.

"Dari permintaan unsur serikat buruh itu mereka usul UMK 2021 naik 8,51 persen," kata anggota Dewan Pengupahan Kota (Depeko) Tangerang Dedi Sudarajat ketika dikonfirmasi, Jumat (6/11/2020).

Sebagai informasi, UMK 2020 untuk Kota Tangerang berada di angka Rp 4.199.029.

Apabila terkabul dinaikkan 8,61 persen, maka UMK tahun 2021 Kota Tangerang menjadi Rp4.556.367.

Sementara dalam hasil rapat juga, lanjut Dedi, unsur pengusaha mengusulkan UMK 2021 tidak mengalami kenaikan atau sama dengan UMK 2020.

"Sejak Agustus 2020 ini kondisi pendapatan perusahaan di Kota Tangerang merangkak naik. Sehingga, tidak ada alasan untuk tidak menaikan upah," katanya.

Baca juga: Sembuh dari Covid-19, Melaney Ricardo Cerita Perjuangan untuk Sembuh hingga Hampir Pingsan

Baca juga: Anaknya Dapat Ancaman Pembunuhan, Ruben Onsu Ungkap Kondisi Thalia Putri Onsu dan Betrand Peto

Sedangkan unsur akademisi mengusulkan Depeko untuk meninjau atau mempertimbangkan ketetapan UMK 2021 berdasarkan kondisi perusahan.

Sebab, tidak seluruhnya pandemi Covid-19 berdampak negatif bagi perusahaan, tetapi ada juga yang berdampak positif.

Menurut Dedi unsur Pemerintah Kota Tangerang melalui Disnaker akan menyampaikan usulan rekomendasi dari hasil pleno tentang UMK 2021 tersebut ke Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah.

Selanjutnya, Wali Kota Tangerang akan menyampaikan rekomendasi juga ke Gubernur Banten, Wahidin Halim.

Sehingga nantinya diharapkan, Gubernur Banten akan mengeluarkan surat keputusan (SK) tentang UMK 2021.

"Sedangkan untuk Upah Minimum Sektoral Kota (UMSK) telah disepakati akan dibahas 12 November nanti," pungkas Dedi.

Penulis: Ega Alfreda
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved