Pilkada Kota Depok

Pilkada Kota Depok 2020, Mohammad Idris Pelajari Sosok Panelis Saat Debat Pasangan Calon 

Mohammad Idris juga mengakui biasanya ia akan mempelajari siapa sosok panelis yang akan memberikan sejumlah materi pertanyaan

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Calon Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengaku telah mempersiapkan segala sesuatunya terkait debat pasangan calon di Pilkada Kota Depok 2020. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS – Calon Wali Kota Depok, Mohammad Idris, mengaku pihaknya telah melakukan persiapan khusus dalam menghadapi debat pasangan calon Pilkada Kota Depok 2020.

“Persiapan khusus yang kami lakukan pertama bertemu dulu dengan LO (liaison officer), tema-tema apa saja yang akan diberikan panelis nanti,” jelas Mohammad Idris kala dikonfirmasi wartawan, Rabu (11/11/2020).

Mohammad Idris juga mengakui, kendati berpengalaman dalam debat Pilkada, biasanya ia akan mempelajari siapa sosok panelis yang akan memberikan sejumlah materi pertanyaan saat debat nanti.

“Kita juga biasanya mempelajari nanti panelisnya siapa gitu, kita biasanya kenal lah kalau panelisnya si ini, nanti sasarannya kesana, titik tekannya, konsentrasi pertanyaan fokusnya kesini, suka begitu ya teman-teman, itu juga diperlukan,” ungkap Idris lagi.

Dari sisi konten, Idris berujar pihaknya juga telah menyiapkan materi sesuai dengan tema yang akan diangkat nantinya.

“Misalnya masalah ekonomi, titik tekannya apakah ini (program ekonomi) yang akan kita sajikan di debat, atau titik tekan kekuatan kekuatan atau potensi ekonomi yang lainnya, itu yang akan kita persiapkan,” tuturnya.

Baca juga: Jelang Debat Pilkada Tangsel, Pilar Saga Ichsan Gencarkan Diskusi Pelajari Materi 

Baca juga: Pilkada Depok Dikhawatirkan Sepi, Begini Respons KPU

Baca juga: Tunggu Hasil Survei Peta Zonasi Politik, Idris Akan Dongkrak Suara di Wilayah yang Lemah Pendukung 

Sebelumnya juga diwartakan, Idris mengaku pada pelaksanaan debat Pilkada tahun ini dirinya akan lebih nyaman kendati tak ada kehadiran sosok pendukung dari masing-masing pasangan calon.

“Iya kalau dari sisi eksternal tidak adanya pendukung itu tidak terlalu berpengaruh ya bagi saya pribadi. Bahkan kalau masyarakat pendukung offline itu lebih sedikit lebih enjoy kita,” kata Idris saat dijumpai wartawan di Gedung DPD PKS Depok sore kemarin.

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved