Breaking News:

Jambret Tas Selempang di Depok Berhasil Diringkus Setelah Kabur ke Lebak Banten

Unit Reskrim Polres Metro Depok berhasil meringkus pelaku penjambretan berinisial AR alias Omen yang beraksi di Jalan Palapa, Kalimulya, Cilodong.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Azis Andriansyah (tengah) didampingi Kasat reskrim Polres Metro Depok, Kompol Wadi Sabani (kiri), saat merilis di Mapolrestro Depok Senin (2/11/2020).   

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CILODONG – Unit Reskrim Polres Metro Depok berhasil meringkus pelaku penjambretan yang beraksi di Jalan Palapa, Kalimulya, Cilodong, Kota Depok, yang melarikan diri sejak dua hari lalu.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Wadi Sabani, mengatakan, pelaku yang berinisial AR alias Omen ini berhasil diringkus jajarannya di daerah Lebak, Banten.

“Alhamdulillah pelaku jambret di Kalimulya sudah tertangkap di wilayah Lebak, Banten, setelah dua hari melarikan diri,” ujar Wadi di Mapolrestro Depok, Pancoran Mas, Kamis (12/11/2020).

Wadi berujar, kronologi penjambretan yang dilakukan pelaku berawal ketika seorang korbannya tengah melintas di lokasi kejadian pada Senin (9/11/2020) pukul 11.00 WIB.

Selanjutnya, AR alias Omen pun memepet korban sambil mengendarai sepeda motornya, dan langsung menarik paksa tas selempang milik korban hingga akhirnya terjatuh.

Selang beberapa jam kemudian, korban menerima kabar bahwa telah terjadi kecelakaan di sekitar lokasi kejadian, tepatnya di dekat Taspen Kalimulya, dan melibatkan sepeda motor yang persis seperti milik pelaku.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Wadi Sabani, ketika dijumpai wartawan di ruangannya, Senin (13/7/2020)  
Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Wadi Sabani, ketika dijumpai wartawan di ruangannya, Senin (13/7/2020)   (TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA)

“Setelah itu korban cek ke lokasi dan ternyata kecelakaan telah ditangani Satuan Laka Lantas Polres Metro Depok, setelah itu datang Piket Reskrim ke Laka Lantas mengarahkan korban untuk membuat laporan,” jelas Wadi.

“Setelah itu petugas mengambil rekaman CCTV di Taspen kalimulya, dan mengecek ke Rumah Sakit Bhakti Yudha. Disana kami mendapat informasi bahwa pelaku berobat disana, setelah dicek bahwa korban betul berobat disana namun sudah pulang. Kemudian dicek alamat pelaku ke rumahnya di Bedahan, Sawangan, tapi pelaku sudah tidak ada di rumah dan hanya ditemukan tasnya,” timpalnya lagi.

Baca juga: Member JKT48 Diduga Jadi Korban Tindakan Asusila, Dikirimi Gambar Mesum, Ditangani Polda Metro Jaya

Terakhir, Wadi mengatakan saat ini pihaknya masih memeriksa pelaku secara insentif, dan mengembangkan kasusnya untuk mencari kemungkinan pelaku lainnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved