Breaking News:

Debat Pilkada Kota Tangsel

Sampah di Tangsel, Saraswati Sebut Data Minimnya Tenaga dan Truk Kebersihan, Pilar Bicara PLTSa

Topik tentang sampah disampaikan pasangan Muhamad-Saraswati kepada kubu petahana Benyamin-Pilar pada debat Pilkada Tangsel.

Editor: Jaisy Rahman Tohir
Tangkapan layar Kompas TV
Pasangan nomor urut 3 Pilkada Kota Tangsel, Benyamin Davnie dan Saga Ichsan saat debat perdana yang disiarkan langsung Kompas TV, Minggu (22/11/2020). Dalam program pengentasan pengangguran, pasangan ini menjanjikan pelatihan kerja gratis dan modal usaha. 

TRIBUNJAKARTRA.COM, TANGERANG SELATAN - Pasangan Muhamad-Saraswati memberikan pertanyaan tentang pengelolaan sampah di Tangerang Selatan (Tangsel) yang dianggap masih menjadi masalah kepada pasangan Benyamin-Pilar.

Dari mulai Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang yang melebihi kapasitas dan besarnya sampah domestik menjadi detail pertanyaannya.

Calon Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan menjawabnya dengan memaparkan tentang program pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

Ia setuju dengan paparan besarnya jumlah sampah yang diproduksi warga Tangsel setiap harinya, termasuk sampah domestik.

Jumlahnya mencapai 700 hingga 900 ton per hari.

Baginya, PLTSa menjadi jalan keluar untuk mengolah sampah yang jumlahnya sangat besar itu.

"Sampah di Tangerang Selatan mayoritas dari sampah-sampah domestik, sampah rumah tangga. Besarannya 700 sampai 900 ton per hari. Tentu saja ke depan, kami akan membangun sebuah inovasi teknologi yang ada di Tangerang Selatan menghadirkan inovasi yaitu salah satunya dengan cara PLTSa," ujar Pilar pada debat publik Pilkada Tangsel yang disiarkan di Kompas TV, Minggu (22/11/2020).

Baca juga: Perempuan dan Disabilitas, Saraswati Janjikan Modal Single Mother, Ruhamaben Kritisi Minimnya SLB

Selain penyelesaian di hilir dengan pembangunan PLTSa, Pilar juga mencanangkan program di sisi hulu dengan memperkuat bank sampah di tingkat RT dan RW.

"Bagaimana kita akan tingkatkan performa bank sampah yang itu akan meningkatkan ekonomi di masyarakat, dan menangani isu lingkungan di RW dan RT. Ke depan kami juga akan mendorong bank sampah kita lebih meningkat kualitasnya dan lebih baik lagi dengan bantuan dari pemerintah," ujarnya.

Menanggapi Pilar, Calon Wakil Wali Kota Rahayu Saraswati, menyebut PLTSa adalah program pemerintah pusat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved