Stok Darah di PMI Kota Tangerang Sangat Menipis Saat Pandemi Covid-19
Dalam rangka HUT ke-49 Korpri, Pemerintah Kota Tangerang mengadakan safari donor darah.
Penulis: Ega Alfreda | Editor: Erik Sinaga
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda
TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Dalam rangka HUT ke-49 Korpri, Pemerintah Kota Tangerang mengadakan safari donor darah.
Hal tersebut untuk meningkatkan ketersediaan stok darah di PMI Kota Tangerang.
Dimana, selama pandemi Covid-19 ini stok darah di Kota Tangerang tergolong langka.
Kegiatan safari donor darah berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) selama 24 November sampai 2 Desember 2020 ini digelar di Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.
Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman bersama sejumlah pegawai Pemkot Tangerang pun turut serta mengikuti kegiatan kemanusiaan tersebut.
Herman memberikan apresiasi yang tinggi kepada para peserta donor darah yang hadir.
Dia mengatakan setetes darah untuk kehidupan orang banyak.
"Darah merupakan salah satu komponen terpenting dalam tubuh manusia. Keputusan kita untuk menyumbangkan darah melalui donor darah dapat menyelamatkan satu kehidupan, atau bahkan beberapa nyawa sekaligus," ujarnya, Selasa (24/11/2020).
Herman mengimbau agar pegawai Pemkot Tangerang bisa bersama-sama mengikuti kegiatan safari donor darah.
Tentu saja untuk meningkatkan stok darah yang menipis di tengah pandemi Covid-19.
"Saya harapkan bisa ikut gabung untuk bersama membantu dan memajukan PMI," singkat Herman.
Baca juga: Stok Darah Menipis, Warga Kota Tangerang Inisiatif Donor Mandiri
Baca juga: Pemkot Jakarta Pusat Ajak Masyarakat Donor Darah Meski Pandemi Covid-19
Baca juga: P4 Ajak Perempuan Tak Terpengaruh Pencopotan Baliho Habib Rizieq : Fokus Pada Sosialisasi Prokes
Dikesempatan yang sama, Ketua PMI Kota Tangerang Oman Jumansyah mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Tangerang yang sudah membantu PMI dalam memenuhi kebutuhan stok darah
Menurutnya, banyak masyarakat yang membutuhkan darah seperti ibu melahirkan saat pendarahan, kecelakaan dan penderita thalasemia.
"Selain untuk kesehatan pendonor, darah kita juga berguna untuk membantu nyawa orang lain," pungkasnya.