Breaking News:

Sampah di Kali Perbatasan Kota dan Kabupaten Bekasi Kerap Menumpuk, Ini Permintaan Tri Adhianto

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan permasalahan tumpukan Sampah di kali perbatasan Kota dan Kabupaten Bekasi perlu dikomunikasikan.

Humas Kota Bekasi
Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat menghadiri acara di Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Minggu (22/11/2020). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengatakan, permasalahan tumpukan Sampah di kali perbatasan Kota dan Kabupaten Bekasi perlu dikomunikasikan secara intensif.

Tri menjelaskan, komunikasi ini meliputi program pembangunan dan tata guna lahan yang tentunya memiliki implikasi terhadap kedua wilayah tersebut.

"Terkait dengan tata guna lahan dan juga program pembangunan yang bersinergi, karena tata guna lahan dari proses pembangunan di Kabupaten akan berimplikasi terhadap Kota Bekasi," kata Tri, Rabu (25/11/2020).

"Demikian juga perhatian dari Kabupaten Bekasi terkait dengan sungai-sungai yang ada di perbatasan," tambahnya.

Permasalahan sungai di perbatasan kerap muncul tumpukan sampah.

Pihak Kabupaten Bekasi tidak jarang menuding sampah berasal dari Kota Bekasi seperti permasalahan di Kali Jambe Tambun dan Kali Blancong di Pejuang Medan Satria.

"Kita banyak sekali mengalami kendala karena kemudian sampai di perbatasan tidak ada penanganan yang dilakukan oleh saudara-saudara kita yang ada di Kabupaten (Bekasi)," ungkapnya.

Menurut Tri, menyikapi tumpukan sampah yang memenuhi sungai tidak lagi menyorot asal sampah, tetapi bagaimana melakukan penanganan dan penanggulangannya.

"Jadi saya kira kan sama saja ya kalau kita berpikir bahwa sampah itu dari mana ya dari kita semua yang penting kalau menurut saya, kalau memang ada yang kotor ya kita angkat, bersihkan," tegasnya.

Baca juga: Distribusi Bansos Dinilai Tak Tepat Sasaran, Mahasiswa Geruduk Kantor Dinas Sosial Kota Bekasi

Baca juga: Begini Kondisi Rumah di Kemang Pratama Bekasi Pascaledakan Gas Elpiji 12 Kilogram

"Sama juga dengan Kali Bekasi kalau kita bilang dari Bogor ya memang Bogor, jadi saya kira ya sama-sama kita lakukan pembersihan, tentunya secara berkala," tegasnya.

Tri mengaku, sejauh ini komunikasi sudah dilakukan termasuk dengan Kabupaten/Kota perbatasan lain seperti Bogor dan Depok.

"Saya kira sudah, kita kan juga sudah ada MoU-nya termasuk dengan Kabupaten Bogor, Depok dan Kabupaten Bekasi, nah sekarang tinggal bagaimana kita mengimplementasikan," tegasnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved