Keluarga Jokowi Diprediksi Menang di Pilkada 2020, Begini Beda Reaksi Lawan Gibran & Bobby Nasution

Berikut beda reaksi lawan Gibran Rakabuming di Pilkada Solo dan Bobby Nasution di Pilkada Medan ketika keluarga Jokowi diprediksi menang.

Penulis: Kurniawati Hasjanah | Editor: Siti Nawiroh
Kolase via TribunSolo.com dan TribunMedan.com
Gibran-Selvi dan Bobby-Kahiyang saat mencoblos di TPS masing-masing, Rabu (9/12/2020). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Berikut beda reaksi lawan Gibran Rakabuming di Pilkada Solo dan Bobby Nasution di Pilkada Medan ketika keluarga Jokowi diprediksi menang.

Prediksi ini muncul setelah keluarga Jokowi memenangkan Pilkada berdasarkan hitung cepat Charta Politika.

Dari hasil survei Charta Politika menunjukkan pasangan Gibran - Teguh memperoleh 87,16 persen suara, sedangkan paslon Bagyo Wahyono - Suparjo Fransiskus hanya mengoleksi 12,84 persen pada pukul 16.40 WIB Rabu (9/12).

Pada Pilkada Surakarta, Bagyo - Suparjo maju melalui jalur perseorangan, sedangkan Gibran - Teguh diusung oleh PDI Perjuangan dan mayoritas partai, kecuali Partai Keadilan Sejahtera.

TONTON JUGA:

Sementara itu, Paslon nomor urut satu Muhammad Bobby Afif Nasution dan Aulia Rachman diusung oleh mayoritas partai yaitu PDI Perjuangan, Gerindra, PAN, Golkar, Nasdem, Hanura, PSI dan PPP. 

Di sisi lain pasangan nomor urut dua yaitu Akhyar Nasution - Salman Alfarisi hanya didukung dua partai yaitu PKS dan Partai Demokrat.

Adapun, paslon Bobby Nasution-Aulia Rachman unggul dalam perolehan suara Pilkada Medan 2020 di TPS tempat Bobby mencoblos.

TPS 022 terletak di Komplek Taman Setia Budi Indah (Tasbih), Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang.

Bobby Nasution - Aulia Rachman unggul 54,29 persen, sedangkan petahana Akhyar Nasution - Salman Alfarisi memberoleh 45,71 persen.

Lantas bagaimana tanggapan Bagyo Wahyono dan Salman Alfarisi?

Baca juga: Simak Cara Alami Atasi Luka Borok di Kulit Anak, Cukup Pakai 7 Obat Tradisional Ini

Dilansir TribunJakarta dari acara Mata Najwa pada Rabu malam (9/12), Bagyo menuturkan saat ini masih menunggu beberapa data yang masuk.

"Kita bawa aspirasi masyarakat nantinya untuk mengawal dan kritisi kebijakan Mas Gibran supaya mereka merasakan keadilan," ucap Bagyo Wahyono.

FOLLOW JUGA:

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved