Breaking News:

Pilkada Kota Depok

PKS Kota Depok Sayangkan KPU Tak Cepat Gunakan Sistem Hitung Manual Saat Sirekap Bermasalah

DPD PKS Kota Depok menyayangkan sikap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Depok yang tidak cepat mengambil keputusan saat sistem Sirekap bermasalah.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Sekretaris Umum DPD PKS Kota Depok, TM Yusuf Syahputra, saat dijumpai wartawan di Hotel Bumi Wiyata, Beji, Selasa (15/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, BEJI - Sekretaris Umum DPD PKS Kota Depok, TM Yusuf Syahputra, menyayangkan sikap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Depok yang tidak cepat mengambil keputusan saat sistem Sirekap bermasalah.

Menurutnya, ketika Sirekap bermasalah maka proses penghitungan bisa langsung diganti dengan metode manual.

"Memang kita sayangkan ketidakcepatan KPU dalam mengambil keputusan untuk melaksanakan melalui perhitungan manual atau berdasarkan Excel," kata Yusuf disela Rapat Pleno Terbuka Pilkada Depok 2020 di Hotel Bumi Wiyata, Beji, Selasa (15/12/2020).

Sekedar informasi, sistem Sirekap sempat bermasalah usai pencoblosan pada Rabu (9/12/2020) beberapa hari lalu.

Imbasnya, proses penghitungan suara di 11 Kecamatan Kota Depok pun sempat tertunda.

"Oleh karenanya ada beberapa PPK yang dilaksanakan hari berikutnya," tuturnya lagi.

Namun demikian, Yusuf berujar pihaknya bersyukur dengan pelaksanaan Pilkada Kota Depok yang berjalan kondusif hingga mendekati akhir.

"Tapi sejauh ini alhamdulillah pelaksanaan Pilkada mulai berproses sampai sekarang penghitungan alhamdulillah kondusif dan mudah-mudahan hasilnya pun kondusif," ujar Yusuf.

Baca juga: Satpam Kelab Malam di Bekasi Pukuli Personel Band Usai Manggung, Ini Penjelasan Polisi

Baca juga: Hasil Pilkada Kota Depok 2020, Tim Pemenangan Pradi-Afifah: Masih Proses Pengumpulan Data

Baca juga: Hasil Pilkada Kota Depok: Pradi Supriatna Unggul Telak di TPS Kediamannya, Kumpulkan 138 Suara

Sekedar informasi, berdasarkan situs resmi KPU, hingga siang ini pasangan calon nomor urut 02 Mohammad Idris-Imam Budi Hartono masih unggul 55,5 persen.

Sementara rivalnya pasangan calon nomor urut 01, Pradi Supriatna-Afifah Alia tertinggal dengan 44,5 persen suara di Pilkada Kota Depok 2020.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved