Rizieq Shihab Tersangka

Diperiksa Polisi, Ridwan Kamil Singgung Mahfud MD: Harus Tanggung Jawab, Banyak Jabatan yang Lengser

Ridwan Kamil menyinggung Menko Polhukam, Mahfud MD usai diperiksa di Polda Jabar, ia meminta Mahfud MD bertanggung jawab atas kekisruhan ini.

Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, saat memberi keterangan pada awak media di Wisma Makara UI, Rabu (2/12/2020). Ridwan Kamil menyinggung Menko Polhukam, Mahfud MD usai diperiksa di Polda Jabar, ia meminta Mahfud MD bertanggung jawab atas kekisruhan ini. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyinggung Menko Polhukam, Mahfud MD, usai diperiksa di Polda Jabar, pada Rabu (16/12/2020).

Pria yang akrab disapa Kang Emil itu baru saja memenuhi panggilan Polda Jabar terkait kerumunan massa di Megamendung Bogor.

Kang Emil bicara mengenai sejumlah pejabat yang dicopot karena dianggap tak mampu mengatasi kerumunan yang dihadiri oleh pimpinan FPI, Rizieq Shihab.

Rentetan kasus kerumunan massa tersebut diantara di Bandara Soekarno-Hatta dan Megamendung dan pernikahan putri Rizieq Shihab di Petamburan.

Akibat rentetan kekisruhan kasus pelanggaran protokol kesehatan itu, banyak jabatan yang hilang, pemeriksaan kepada banyak pejabat, termasuk hari ini Ridwan Kamil diperiksa polisi Polda Jabar.

Di antaranya, Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi dan Kapoda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana yang dicopot dari jabatan.

"Akibat dari rentetan kekisruhan ini ada jabatan yang hilang," ujar Ridwan Kamil setelah diperiksa di Polda Jabar,

Baca juga: Moms, Kenali Perbedaan Antara Stres dan Burnout Menurut Psikolog

Dia kemudian menyinggung soal jabatan Gubernur Jawa Barat. Menurutnya, jabatan yang dia eman adalah titipan yang kapan saja bisa diambil.

Emil Minta Mahfud MD Tanggungjawab

Menko Polhukam, Mahfud MD harus bertanggung jawab terkait kerumunan massa yang terjadi di Bandara saat menjemput Habib Rizieq Shihab.

Demikian dikatakan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, sesuai memberikan keterangan terkait kerumunan di Megamendung, di Polda Jabar, Rabu 16 Desember 2020.

"Menurut saya semua kekisruhan yang berlarut-larut ini dimulai sejak adanya statment dari Pak Mahfud di mana penjemputan HRS ini diizinkan," ujar Gubernur yang akrab disapa Kang Emil.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, saat memberikan hibah perahu di Situ Rawa Besar, Pancoran Mas, Rabu (2/12/2020).
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, saat memberikan hibah perahu di Situ Rawa Besar, Pancoran Mas, Rabu (2/12/2020). (TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma)

Menurut Emil, pernyataan yang disampaikan Mahfud MD terkait penjemputan HRS di Bandara boleh dilakukan asal tertib menjadi pemicu terjadinya kerumunan yang tidak terkendali di Bandara.

"Di situlah menjadi tafsir dari ribuan orang yang datang ke bandara 'selama tertib dan damai boleh', sehingga terjadi kerumunan yang luar biasa.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved