Moms, Kenali Perbedaan Antara Stres dan Burnout Menurut Psikolog
Di masa pandemi Covid-19, para ibu rentan mengalami stres. Ini cara membedakan stres dan burnout menurut psikolog.
Penulis: Pebby Ade Liana | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Jika sudah terjadi, apa yang perlu dilakukan?
Menurut Putu, setiap orangtua yang mulai berasakan burnout wajib untuk segera pergi beristirahat dari rutinitas sejenak.
Ceritakan mengenai apa yang dirasakan bersama orang-orang terdekat untuk membangun suasana yang positif.
Misalnya kepada pasangan, atau kepada sahabat.
Setelah itu Anda bisa meregulasi diri hingga mampu memberikan afirmasi yang positif terhadap diri sendiri.
Baca juga: Pandemi Covid-19, Wagub DKI Tegaskan Tak Anggarkan Acara Malam Tahun Baru
Baca juga: Atasi Tekanan Darah Tinggi dengan Cara Alami Tanpa Obat, Misalnya Lakukan Manajemen Stres
"Jadi kita ibu-ibu biasanya melakukan sesuatu gagal dan stres. Padahal kalau kita inget ini kan pertama kali kita coba lho. Jadi afirmasi positifnya misalnya adalah bilang ke diri kita kalau gagal ini baru pertama. Jadi ada afirmasi-afirmasi positif yang kita berikan ke diri kita," kata Putu.
"Setelah itu evaluasi. Sudah tenang nih, sudah break, udah cerita, lalu kita evaluasinya adalah jadi rutinitasnya harus seperti apa sih? jadi apakah ada standar yang harus di turunkan? Jangan-jangan harus ada standar yang harus diturunkan. Nah kalau hal ini sudah dilakukan sebisa mungkin tapi masih terjadi, segera kontak ahli," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/stres_20180215_182820.jpg)