Breaking News:

Aksi 1812

Polda Metro Jaya: 7 Peserta Aksi 1812 Ditahan Bawa Senjata Tajam dan Narkoba, 28 Reaktif Diisolasi

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan tak semua peserta aksi 1812 yang sempat ditahan, dipulangkan.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Y Gustaman
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
MZ (26) pria yang diamankan ketika membawa senjata tajam saat hendak ikut Aksi 1812. MZ diamankan anggota Polres Metro Jakarta Utara di Traffic Light Coca Cola, Jalan Yos Sudarso, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (18/12/2020). Terbaru, Minggu (20/12/2020), Polda Metro Jaya masih menahan 7 peserta aksi 1812 karena kedapatan membawa senjata tajam dan narkoba. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan tak semua peserta aksi 1812 yang sempat ditahan, dipulangkan.

Mereka yang masih ditahan karena kedapatan membawa senjata tajam dan narkoba.

"Semuanya dipulangkan, kecuali memang membawa sajam, itu diproses. Ditahan lima orang," ucap Yusri, Minggu (21/12/2020).

"Ada yang bawa narkoba dua orang juga kami tahan," tambahnya menjelaskan.

Sedangkan, peserta aksi 1812 yang sempat ditahan namun tidak melanggar aturan, telah dibebaskan.

Baca juga: Diduga Langgar Protokol Kesehatan Covid-19, Polisi Akan Panggil Koordinator Aksi 1812 Rijal Kobar

"Sebagian besar sudah dipulangkan, kan cuma (ditahan) 1x24 jam saja," ujarnya saat dikonfirmasi awak media.

Kemudian, untuk 28 peserta aksi 1812 yang reaktif Covid-19 masih dikarantina menunggu hasil tes swab PCR.

"Setelah diambil keterangan mereka dikembalikan lagi, kecuali 28 yang reaktif. Mereka masih di Wisma Atlet," tuturnya.

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 455 peserta aksi 1812 dari sejumlah wilayah yang hendak berunjuk rasa di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Gambir, Jakarta Pusat.

Baca juga: Polisi Buru Klinik yang Terlibat Praktik Percaloan Hasil Rapid Test di Stasiun Senen

Baca juga: Ashanty Ungkap Biaya Hidup Menetap di Bali, Istri Anang Hermansyah Curhat Tagihan Kartu Kredit

Baca juga: Kaleidoskop 2020: Akhir Penantian Anies Setelah 2 Tahun Menjomblo Usai Ditinggal Sandi Uno Nyapres

Tempo hari Yusri memastikan peserta aksi 1812 yang diamankan itu anggota FPI (Front Pembela Islam).

"Enggak ada (kelompok lain), ini kelompok FPI semua. Memang datang ke sana itu, untuk melakukan demo 1812," kata Yusri, Sabtu (19/12/2020).

Yusri menegaskan tidak ada indikasi adanya kelompok lain yang terlibat dalam aksi tersebut.

"Pokoknya dia datang ke sana untuk melaksanakan demo di 1812, kelompok mereka FPI," tegas dia.

 
 

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved