Teror Puluhan Kambing Diterkam Ajag, Kenali Anjing Hutan Langka Asli Indonesia yang Terancam Punah

Ajag atau anjing hutan dinilai jadi penyebab dibalik misteri matinya puluhan ekor kambing dan satu anak sapi di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
Seekor kambing yang hendak disembelih di Masjid Al Azhar pada Minggu (11/8/2019). Sekelompok Ajag atau anjing hutan dinilai jadi penyebab dibalik misteri matinya puluhan ekor kambing dan satu anak sapi di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. 

"Iya, kata Kapolsek Anggota Polsek terbatas dan untuk penembakan di lingkungan warga ini harus benar penembak profesional," katanya.

Kenali Sosok Ajag

Ilustrasi ternak kambing mati.  Sekelompok Ajag atau anjing hutan dinilai jadi penyebab dibalik misteri matinya puluhan ekor kambing dan satu anak sapi di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.
Ilustrasi ternak kambing mati. Sekelompok Ajag atau anjing hutan dinilai jadi penyebab dibalik misteri matinya puluhan ekor kambing dan satu anak sapi di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. (Istimewa)

Dikutip dari dishut.jabar.go.id, Ajag atau Cuon alpinus adalah anjing hutan yang hidup di dataran Asia.

Binatang ini berbeda dengan serigala.

Khusus di Indonesia, ajag ada dua jenis yaitu cuon alpinus javanicus dan cuon alpinus sumatrensis.

Keduanya merupakan anjing hutan asli atau endemik Indonesia yang mendiami pulau Sumatera dan Jawa.

Ajag termasuk salah satu binatang langka di Indonesia yang populasinya semakin menurun dan terancam kepunahan.

Diperkirakan populasinya di seluruh dunia hanya sekitar 2.500 ekor.

Pada 2004, IUCN Redlist memasukan ajag dalam status konservasi endangered (terancam punah).

Begitu juga dengan CITES, memasukkan ajag dalam daftar Apendix II.

Dalam bahasa Inggris anjing hutan ini disebut sebagai Dhole, Asiatic Wild Dog, India Wild Dog, dan Red Dog.

Kambing mati misterius kembali ditemukan di Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan. Pada Sabtu (19/12/2020), ada tujuh kambing yang mati.
Kambing mati misterius kembali ditemukan di Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan. Pada Sabtu (19/12/2020), ada tujuh kambing yang mati. (Istimewa)

Sementara di beberapa daerah di jawa hewan ini dikenal sebagai `asu kikik` hal tersebut dikerenakan suara lolongannya terdengar jelas dan keras sedang suara salakannya terdengar lembut, seperti mendengking pendek berulang-ulang.

Ajag biasanya mempunyai panjang tubuh sekitar 90 centimeter dengan tinggi badan sekitar 50 centimeter dan berat badan antara 12-20 kilogram.

Ciri khas lainnya dari ajag adalah memiliki ekor yang panjang sekitar 40-45 cm.

Biasanya bintang ini memiliki bulu berwarna coklat kemerahan kecuali pada bagian bawah dagu, leher hingga ujung perut yang berwarna putih dan ekornya yang berwarna kehitaman.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved