Natal dan Tahun Baru 2021
Link Live Streming & Jadwal Misa Malam Natal dan Misa Natal 2020 di Wilayah Keuskupan Agung Jakarta
Gereja Katedral Jakarta melakukan pembatasan jemaat untuk malam misa Natal hanya 20 persen dari kapasitas total gereja.
TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gereja Katedral Jakarta melakukan pembatasan jemaat untuk malam misa Natal hanya 20 persen dari kapasitas total gereja.
Juru Bicara Gereja Katedral Jakarta Susyana Suwadie mengatakan ketentuan ini selaras dengan pedoman yang diberikan oleh Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) dalam pelaksanaan peribadatan di masa pandemi.
"Kapasitas gereja untuk ibadat misa Natal sebanyak 309 kursi, yaitu 20 persen dari kapasitas Gereja Katedral," kata Susyana dalam keterangannya, Kamis (24/12/2020).
Setiap selesai ibadat, pihak Gereja Katedral akan melakukan disinfeksi baik pada area dalam ruang gereja.
Sterilisasi ruangan dilakukan dalam upaya mencegah penularan Covid-19.

"Setiap selesai ibadat, Gereja Katedral melakukan disinfeksi di dalam dan seluruh ruang gereja," ucapnya.
Adapun umat yang bisa hadir mengikuti peribadatan secara offline di Gereja Katedral adalah mereka yang berusia 18 - 59 tahun.
Mereka juga harus terlebih dulu mendaftarkan diri melalui website Bela rasa yang disediakan oleh Keuskupan Agung Jakarta.
Gereja Katedral juga akan melakukan protokol kesehatan secara ketat kepada jemaat yang akan beribadat.
Diantaranya melakukan pengecekan suhu tubuh, menyediakan tempat cuci tangan, hand sanitizer, hingga mengatur jarak kursi antar umat.
"Umat yang hadir adalah umat Paroki Katedral yang berusia 18-59 tahun dan dalam keadaan sehat dan melakukan pendaftaran untuk mengikuti ibadat melalui website Bela rasa yang disediakan oleh Keuskupan Agung Jakarta (KAJ)," tuturnya.
Selain ibadat tatap muka, Gereja Katedral juga menyediakan live streaming bagi jemaat yang ingin mengikuti Misa Natal secara daring.
Siaran langsung bisa diikuti melalui kanal Youtube Komsos Katedral Jakarta.
Umat Katolik yang Tinggal di zona merah Covid-19 Tak Bisa Ikut Misa Natal Tatap Muka di Gereja
Penerapan sistem pendaftaran online saat perayaan Natal di gereja dianggap efektif dalam memutus mata rantai Covid-19.