Natal dan Tahun Baru 2021
Tunjukkan Pesan Toleransi, Pasukan Banser Jaga Gereja Saat Misa Natal di Tangsel
Pasukan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dari ormas Islam Nahdlatul Ulama, ikut menjaga jalannya misa Natal di beberapa gereja di wilayah Tangsel.
Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Septiana
Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir
TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG UTARA - Puluhan pasukan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dari ormas Islam Nahdlatul Ulama, ikut menjaga jalannya misa Natal di beberapa gereja di seluruh wilayah kecamatan di Tangerang Selatan (Tangsel).
Kepala Satuan Koordinator Cabang (Satkorcab) Banser Tangsel, Niman Tito, mengatakan, anggotanya tersebar di sejumlah gereja besar dengan jumlah personel berbeda-beda.
Tito sendiri ikut berjaga di kawasan Serpong, tepatnya di Gereja Santa Monika.
Bukan kali ini saja, Banser sudah rutin setiap tahun membaur dengan umat nasrani membantu pengamanan gereja.
Tito mengatakan, pengawalan gereja Natal tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya.
Pandemi Covid-19 membuat jemaat misa Natal menjadi sangat terbatas, jumlahnya hanya 20% dari kapasitas gereja.
Saat ini, di Tangsel ada 102 gereja yang menggelar misa secara tatap muka, dengan penerapan protokol kesehatan ketat.
Banser membantu kelancaran sekaligus pengamanan misa tersebut.
Sedikitnya jumlah jemaat membuat tugas pasukan Banser lebih ringan dari biasanya.
Baca juga: Warga Kota Bekasi Tak Pakai Masker di Luar Rumah Siap-siap Kena Denda Rp100 Ribu Atau Dipenjara
"Yang beda hanya kita mengikuti aturan pemerintah, standard protokol kesehatan. Lebih sedikit jemaatnya. Kita jaga pun agak-agak landai, lalu lintas pun lengang," ujar Tito kepada TribunJakarta.com, Jumat (25/12/2020).
Secara pengamanan tentu peran Banser tidak lebih besar dari aparat kepolisian dan pasukan TNI yang juga turut berjaga.
Namun menurut Tito, ada yang lebih penting yang ingin disampaikan dengan kehadiran Banser pada kegiatan umat yang berbeda secara agama itu.
"Pesan kehadiran kita, menjaga kebebasan beragama, kenyamanan, keselamatan pada masyarakat yang beribadah. Toleransi, keutuhan NKRI juga," ujarnya.
Muhamad Nuryani, Ketua Banser Cabang Serpong Utara, menyebar anggotanya untuk berjaga di empat gereja besar di wilayahnya.