Breaking News:

Viral di Medsos

Bayi Lahir Berkepala Lonjong Akibat Disedot Alat Vakum, Begini Penampakannya, Ini Saran dari Dokter

Masyarakat dihebohkan dengan video yang memperlihatkan kepala bayi menjadi lonjong karena alat vakum, begini cara penanganannya menurut Dokter.

https://www.instagram.com/makassar_iinfo/
Sebuah video menunjukkan bayi berkepala lonjong akibat vakum, viral di media sosial. Dokter pun memberikan penjelasannya. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Masyarakat dihebohkan dengan adanya video yang memperlihatkan kepala bayi menjadi lonjong karena alat vakum, begini cara penanganannya menurut Dokter spesialis kandungan.

Video yang memperlihatkan kepala bayi menjadi lonjong karena alat vakum viral di media sosial.

Diketahui video itu dibagikan oleh akun @makassar_iinfo sehari lalu dengan menyertakan keterangan:

Bentuk Kepala Bayi Lonjong Ke Atas.

Bentuk kepala bayi yang lonjong ke atas disebabakan karna proses kelahiran dimana pada saat proses melahirkan si kecil susah keluar sehingga biasanya dokter akan melakukan vakum atau forcep yang membuat kepala bayi bunda menjadi lonjong. Dan bentuk kepala bayi yang lonjong akan beresiko bahaya untuk tumbuh kembang bayi jika dibarengi dengan kondisi kepala yang peyang.

Hingga Jumat (8/1/2021), video ini sudah ditonton lebih dari 440 ribu kali dan mengundang warganet lain untuk berkomentar.

Ada yang mengaku memiliki pengalaman yang sama.

"Anak aku dlu kepalanya jga gitu. Tapi alhamdulillah kepalanya kembali normar kok. Sering sering aja kepalanya di tekan pelan pelan penuh perasaan. Bukan kek neken paku tindis ya," tulis akun @firda_amelia.

Baca juga: Daftar Harta Kekayaan 5 Calon Kapolri Pengganti Idham Aziz:Punya 13 Bidang Tanah, Siapa Paling Kaya?

Baca juga: Kondisi Kesehatan Rizieq Shihab Diungkap Kuasa Hukum, Alami Sesak Napas Sejak Awal Januari 2021

Komentar senada juga disampaikan oleh warganet bernama @akmalmukmin.

"Bayi baru lahir secara normal rata memiliki bentuk kepala lonjong saat baru lahir di karenakan beberapa faktor dan faktor alami , kepalanya nnti akan berlangsung kebali seperti semula saat tulang kepalanya sudah mulai mengeras bentuk sprti itu klo di kedokteran namanya caput succedaneum," tulisnya.

Halaman
123
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved