Breaking News:

Mapolsek Ciracas Dirusak

Pagi Ini Sidang Perdana Kasus Penyerangan Polsek Ciracas, Prada Muhammad Ilham Didakwa Pertama

Prada Muhammad Ilham pertama yang jalani sidang dakwaan kasus perusahaan Polsek Ciracas. Sedang 76 anggota TNI lainnya menyusul.

TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Suasana di Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu (29/8/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Pengadilan Militer II-08 Jakarta menggelar sidang perdana kasus perusakan Polsek Ciracas pada 29 Agustus 2020 pada Kamis (14/1/2021).

Dari 77 oknum anggota TNI yang jadi terdakwa setelah penyidik Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI melimpahkan berkas perkara ke Oditurat Militer II-07.

Kepala Oditurat II-07 Jakarta Kolonel Sus Faryatno Situmorang mengatakan Prada Muhammad Ilham yang pertama menjalani sidang pembacaan dakwaan.

"Sidang dimulai pukul 09.00 WIB," kata Situmorang saat dikonfirmasi di Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (14/1/2021).

Prada Muhammad Ilham paling pertama menjalani sidang karena saat proses penyidikan berkas perkaranya lebih dulu dilimpahkan ke Pengadilan Militer.

Dia disangka pasal 14 ayat 1, jo ayat 2 UU Nomor 1 tahun 1948 tentang Peraturan Hukum Pidana dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Beda dengan Prada Muhammad Ilham yang jadi tersangka karena dianggap menyebarkan berita bohong, 76 oknum anggota TNI lainnya dijerat pasal dalam KUHP.

Yakni 170 KUHP tentang Kekerasan Secara Bersama-sama Terhadap Orang atau Barang, 406 KUHP, kemudian 351 KUHP tentang Penganiayaan.

Sebagai informasi, kasus perusakan Polsek Ciracas pada 29 Agustus 2020 lalu berawal dari keterangan bohong yang disampaikan Prada Muhammad Ilham.

Halaman
12
Penulis: Bima Putra
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved