Antisipasi Virus Corona di DKI
Jenazah Covid-19 Banyak Dimakamkan di TPU Srengseng Sawah, Penggali Makam: Kita Sedih Melihatnya
Penggali makam Ade terbawa suasana dan sedih. Ia tak bisa membayangkan betapa sedih melihat keluarga dimakamkan sesuai protokol tetap Covid-19.
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Wahyu Septiana
Yanto sebenarnya berdinas di TPU Menteng Pulo, Tebet.
Namun, ia dan sejumlah teman-temannya dari TPU lainnya di Jakarta Selatan diminta untuk membantu memakamkan jenazah Covid-19 di TPU Srengseng Sawah.
Pasalnya, TPU ini menjadi tempat pemakaman umum khusus Covid-19 di wilayah Jakarta Selatan.
Tampak sebagian dari mereka meregangkan otot-otot dengan berbaring di samping sebuah pusara di waktu istirahat.
Ada juga yang nikmat melahap sepiring siomay.
Baca juga: Soal BST Rp300 Ribu Disunat RT/RW, Mensos Risma : Terus Terang Saya Enggak Mau
Yanto ikhlas mengemban tugas memakamkan jenazah Covid-19. Sudah kewajibannya sebagai petugas makam.
"Kita ridho dan ikhlas melakukan tugas ini. Hitung-hitung ibadah, itu aja," ungkapnya sambil duduk di tepi makam kepada TribunJakarta.com.
Saat itu, Yanto bertugas sebagai pembawa peti jenazah berukuran 2,2 meter. Kemarin, ia bertugas sebagai penggali makam.
"Setiap hari selang-seling tugasnya," tambahnya.
Bila bertugas sebagai tukang gali makam, ia harus bekerja sebaik mungkin agar tidak mengecewakan ahli waris ataupun pihak keluarga.
"Kita rapihkan makam sebaik mungkin, supaya keluarga mereka enggak kecewa. Sudah dimakamkan dalam kondisi seperti ini jangan dibikin kecewa lagi," jelasnya.
Baca juga: 74.684 Warga Jakarta Barat Bakal Dapat Bansos Tunai, Wali Kota: Beli Kebutuhan Pokok
Ade (44), petugas makam dari TPU Tanah Kusir, juga sependapat dengan Yanto.
Ia, yang ditugaskan di TPU Srengseng Sawah, menganggap tugas yang dilakukannya ini adalah sebuah ibadah.
Namun, Ade memohon doa agar para petugas makam selalu dilindungi dari Covid-19.
"Ini ibadah. Kalau kita semua (petugas makam) kena semua, siapa yang mau makamin lagi?" tambahnya.