Satu Tersangka Perampokan Minimarket di Ciputat Ditembak Akibat Melawan Polisi Saat Ditangkap

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, RJ melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.

TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Konferensi pers pengungkapan kasus perampokan minimarket di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (26/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Polisi melakukan tindakan tegas terhadap RJ (20), salah satu dari lima kawanan perampok minimarket di Jalan Sukadamai, Ciputat, Tangerang Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, RJ melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.

Oleh karena itu, polisi terpaksa melepaskan tembakan untuk melumpuhkan RJ.

"Karena pada saat akan ditangkap melawan petugas, maka tersangka RJ terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur di bagian kaki," kata Yusri saat merilis kasus ini di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (26/1/2021).

RJ diketahui merupakan pemimpin dari komplotan perampok spesialis minimarket ini.

RJ juga yang menyusun rencana dan mendapat bagian paling besar dari hasil perampokan.

"Ini lah RJ. RJ yang memiliki ide dan dia yang mengumpulkan teman-temannya," ujar Yusri.

Aksi perampokan yang terjadi pada Senin (18/1/2021) itu terekam CCTV dan sempat viral di media sosial Instagram.

Lima pelaku perampokan berhasil diringkus oleh jajaran Subdit 4 Jatanras Polda Metro Jaya.

Selain RJ, polisi juga meringkus WAM (20), MFA alias Mamas (26), AG alias Dihan (19), dan MNU (18). Kelimanya telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Empat eksekutornya yang bermain langsung. Satu sebagai penadah. Jadi lima tersangka yang berhasil kita amankan," tutur Yusri.

Baca juga: 4 Spesialis Curanmor Wilayah Tangerang Selatan Ditembak Saat Ditangkap Polisi

Baca juga: Polisi Tangkap Kawanan Perampok Minimarket Bersenjata Tajam di Ciputat

Baca juga: Penggunaan Lahan Khusus Jenazah Covid-19 di TPU Kampung Dukuh Tunggu Persetujuan Warga

Diberitakan sebelumnya, kawanan perampok di Ciputat, Tangerang Selatan, menggasak uang senilai Rp 36 juta dari dalam brankas minimarket.

Dalam rekaman CCTV, kawanan perampok menodongkan senjata tajam berupa pisau dan celurit kepada pegawai minimarket. Ada juga yang terlihat membawa benda mirip pistol.

"Enggak lama setelah tutup holding gate, itu kejadian jam 22.15 WIB, saya lagi mau matiin AC teman saya lagi ngepel. Tiba-tiba ada yang buka holding gatenya keras banget, tiba-tiba ada yang masuk terus ditodong pakai senjata tajam," kata Alfatiani, pegawai minimarket yang ditodong sajam, Selasa (19/1/2021).

Kawanan perampok kemudian meminta pegawai minimarket mengantarkannya menuju brankas yang terletak di lantai dua.

"Dia minta saya buka (brankas), dia juga minta saya keluarin uangnya di brankas, minta dimasukkan ke dalam tasnya. Kurang lebih ada Rp 36 juta," ujar Alfatiani.

Akibat perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 365 KUHP ayat 2 dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved