Breaking News:

Istri yang Tusuk Suami hingga Tewas di Mampang Didakwa Pembunuhan Berencana, Kuasa Hukum Keberatan

Kuasa hukum terdakwa Ditho F Sitompoel menyatakan keberatan atas pasal yang didakwakan

Tribunnews.com/Istimewa
Ilustrasi Senjata Tajam 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, PASAR MINGGU - Riska Kartika Dewi didakwa pembunuhan berencana karena menusuk suaminya, Hendra Supenda hingga tewas di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Sidang kasus ini sudah berlangsung selama dua kali di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, dengan agenda pembacaan dakwaan dan pembacaan keberatan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa Riska dengan Pasal 340 KUHP atau 338 KUHP atau 351 ayat (3) KUHP tentang pembunuhan berencana.

Kuasa hukum terdakwa Ditho F Sitompoel menyatakan keberatan atas pasal yang didakwakan terhadap Riska.

Ia menilai penusukan yang dilakukan Riska terhadap suaminya merupakan suatu ketidaksengajaan.

"Tindakan yang dilakukan terdakwa merupakan tindakan pembelaan terpaksa untuk melindungi dirinya dari ancaman pembunuhan yang dilakukan oleh suaminya," kata Ditho saat dikonfirmasi, Rabu (27/1/2021).

"Oleh karenanya, dakwaan JPU harus dinyatakan batal demi hukum dan meminta agar terdakwa Riska dikeluarkan dari tahanan serta dilakukan pemulihan dan rehabilitasi nama baik, harkat dan martabatnya," tambahnya.

Sebelumnya, Kapolsek Mampang Prapatan Kompol Sujarwo mengatakan, peristiwa ini bermula ketika pelaku dan korban terlibat cekcok.

Perselisihan keduanya, jelas Sujarwo, dilatarbelakangi masalah ekonomi.

Halaman
12
Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved