Breaking News:

Minta Pemerintah Relokasi ke Habitatnya, Warga Puspiptek Tangsel Resah Monyet Liar Serang Pemukiman

Pada Rabu (28/1/2021), seorang anak usia lima tahun, Rasyikul Zafran diserang seekor monyet hingga kedua tangannya luka parah.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Aji
Minta Pemerintah Relokasi ke Habitatnya, Warga Puspiptek Tangsel Resah Monyet Liar Serang Pemukiman
Dok Sudin Gulkarmat Jakarta Barat
ILUSTRASI Seekor monyet liar diamankan petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Sabtu (9/5/2020).

Laporan Wartawan TribunJakarta.com Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SETU - Warga perumahan Puspiptek, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel) diresahkan dengan munculnya kawanan monyet yang menyerang ke permukiman warga.

Pada Rabu (28/1/2021), seorang anak usia lima tahun, Rasyikul Zafran diserang seekor monyet hingga kedua tangannya luka parah.

Zafran bukan sedang main ke daerah yang rimbun pepohonan, melainkan di teras belakang rumahnya.

Anak 5 Tahun Digigit Monyet Liar di Puspitek Tangsel Hingga Demam dan Kedua Tangan Luka Parah

Tangan Rasyikil Zafran, anak usia lima tahun saat mendapat penanganan medis di Balai Kesehatan, Puspiptek, Setu, Rabu (27/1/2021).
Tangan Rasyikil Zafran, anak usia lima tahun saat mendapat penanganan medis di Balai Kesehatan, Puspiptek, Setu, Rabu (27/1/2021). (ISTIMEWA)

 

Sang ayah, Bambang Wisnu (41) mengatakan,  putranya bukan korban pertama selama sepekan belakangan. 

Saat Bambang melarikan anaknya ke Balai Kesehatan (Balkes) Puspiptek, ia diberitahu bahwa sebelumnya sudah ada tiga pasien lain dengan keluhan serupa, diserang monyet.

"Kata Balkes ini sebelumnya sudah tiga sama anak saya empat, iya diserang monyet juga, anak-anak semua," ujar Bambang di kediamannya, Blok VI D, Perumahan Puspiptek, Setu, Kamis (18/1/2021).

Perkara serangan monyet itu memang sudah menjadi kewaspadaan warga Perumahan Puspiptek sepkan belakangan. 

Pihak RT mewanti-wanti warga agar tidak membiarkan anaknya bermain di luar rumah tanpa pengawasan. 

"Sebelumnya pagi hari itu ada informasi ada grup di RT hati-hati ada monyet yang berkeliaran di blok E dan F, di sini D. Pagi hari itu istri sempat keluar rumah jemurin handuk waktu anak saya main di luar. Terus ngasih tau "Dik hati-hati ya takutnya ada monyet". Jadi mungkin istri saya ada feeling," ujar Bambang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved