Pesawat Sriwijaya Air Jatuh
Kakak Beradik Dimakamkan Berdampingan, Duka Sang Ayah di Depan Peti: Pulang Kok Seperti Ini
Tangis haru mewarnai pemakaman kakak beradik Suyanto (40) dan Riyanto (32) korban Sriwijaya Air SJ-182. Duka sang ayah di depan peti.
Penulis: Ferdinand Waskita Suryacahya | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
"Pak Suparno yang mengawal pemulangan jenazahnya," katanya.
Dimakamkan di TPU Tengaran
Dua jenazah korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 asal Riyanto (40) dan Suyanto (32) akan dikebumikan di TPU didekat rumah mereka.
Pihak keluarga memilih memakamkan jenazah Riyanto dan Suyanto di TPU Tengaran, Desa Katelan, Kecamatan Tangen, Sragen.
"Dikuburkannya di Dusun Tengaran ini," ungkap orang tua korban, Wagiyo saat ditemui TribunSolo.com pada Sabtu (30/1/2021).
Wagiyo menuturkan, saat ini pihaknya sedang menunggu pemulangan jenazah ke Sragen yang dijadwalkan tiba besok.
"Sekarang anak saya yang di Jakarta sedang membereskan urusan administrasinya," ujarnya.
Biaya Pemakaman Ditanggung Pemkab
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen akan menanggung biaya pemakaman kakak adik yang menjadi korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ182.
Hal itu terungkap saat Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati datang ke rumah mereka pada pagi ini (30/1/2021).
Yuni menyatakan bahwa biaya pemakaman sepenuhnya akan ditanggung oleh Pemkab Sragen.
"Nanti kami yang akan membiayai pemakamannya," tuturnya, Sabtu (30/1/2021).
Menurutnya, pihaknya tidak memberikan santunan khusus untuk keluarga korban.
"Karena sudah diurus oleh Jasa Raharja," kata Yuni.
• Melihat Lebih Dekat Tugu dan Monumen Bersejarah di Bekasi, Kali Bekasi, Tugu Patal dan Alun-alun
• Pengguna iPhone Wajib Tahu, Cara Mudah Pindahkan Riwayat Obrolan dari WhatsApp ke Telegram
Sementara itu, Sekdes Katelan, Paidi mengatakan, biaya pemulangan jenazah kedua orang itu dari Jakarta ke Sragen sudah dikaver oleh pihak maskapai.