Breaking News:

Waduh, Ribuan Ikan di Waduk Jatiluhur Mati Mendadak, Apa Penyebabnya?

 Ribuan ikan yang ada di keramba jaring apung (KJA) Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat mati mendadak.

Editor: Elga H Putra
Tribunnews.com/ Fitri Wulandari
Ikan bandeng yang diyakini membawa keberuntungan dan rezeki, terlihat dijual oleh para pedagang ikan di Pasar Petak 9, Glodok, Jakarta Barat, Senin (4/2/2019) siang, jelang perayaan Tahun Baru Imlek. 

TRIBUNJAKARTA.COM, PURWAKARTA - Ribuan ikan yang ada di keramba jaring apung (KJA) Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat mati mendadak.

Peristiwa yang mengagetkan para nelayan itu terjadi pada, Minggu (31/1/2021).

Alhasil, para nelayan terpaksa membuang ikan mati dari tengah keramba ke sisi danau agar tak mencemari air.

Para nelayan pun terpaksa melakukan panen dini untuk menyelamatkan ikan-ikan yang masih hidup.

Harga ikan pun menjadi anjlok akibat peristiwa ini dan para petani ikan alami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Edo Junaedi (38) salah seorang nelayan mengaku peristiwa ikan mati massal di KJA Waduk Jatiluhur ini diakibatkan karena cuaca yang buruk dalam beberapa hari terakhir.

Kata Eko, kejadian semacam ini memang terjadi setiap tahunnya.

"Lima hari ini cuaca mendung terus enggak ada matahari. Para petani merugi ratusan juta," katanya.

Adapun mayoritas jenis ikan yang mati mendadak di KJA Waduk Jatiluhur ini, Edo menyebut ikan mas, nila, dan mujair.

Rencananya, ikan-ikan yang mati dan telah diambil ini kemudian dipilah ikan-ikan yang bisa dibawa ke tempat penjualan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved