Sisi Lain Metropolitan
Kisah Berdirinya Kafe New Memories di Jalan Jaksa: Berawal dari Garasi Rumah
Kejayaan kafe New Memories kala itu berawal dari sebuah garasi rumah nomor 17 milik Haji Helmi.
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas | Editor: Muhammad Zulfikar
Hendak Dijual
Tak ada pillihan lain bagi Helmi untuk menjualnya. Ia sudah lelah bertahan dengan usahanya yang tak lagi menghasilkan laba.
Pendapatannya pun sudah mulai goyang akibat meredupnya Kafe New Memories. Tabungannya juga sudah terkuras.
Tempat turis asing bercengkerama sambil menenggak bir murah itu diputuskan dijual. Helmi sudah memasangkan spanduk di depan kafe. "Dijual Hub: Winnie, 08119590420".
Ia membulatkan tekad untuk menjualnya. Soalnya, Helmi sudah tertatih-tatih mencoba bertahan dengan kondisi ini, tetapi tak kunjung membaik.
Ia sudah tak mampu lagi menerawang kondisi Jalan Jaksa ke depannya akan jadi lebih baik. Ditambah, pandemi Covid-19 makin membuat usahanya babak bundas.
Sejumlah pihak sudah tertarik membelinya, tetapi gagal terkait harga yang belum cocok. Pembeli kebanyakan ingin mengubah kafe itu menjadi sebuah hotel.
"Sudah enggak sanggup, lagian untuk ke depannya, kayaknya sudah mati Jalan Jaksa. Enggak didukung pemerintah. Udah lah, mau pensiun aja sudah 64 tahun mau ngapain lagi," ujarnya pasrah.
Helmi berencana untuk pindah ke Sukabumi. Ia memiliki lahan di sana. Ia ingin mencoba kegiatan baru dari awalnya bisnis kafe menjadi seorang petani.
"Makanya saya bilang ke depan Pandemi Covid-19 selesai, Jalan Jaksa juga sudah selesai. Sudah enggak ada lagi," pungkas anak Jenderal bintang dua itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/suasana-sepi-di-kafe-new-memories-senin-122021.jpg)