Geruduk Kantor Kanwilkumham DKI, Massa Minta Liberty Sitinjak Mundur: Harus Gentle!
Aksi demo menuntut Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kanwilkumham) DKI Jakarta Liberty Sitinjak dicopot dari kembali terjadi.
Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
Dia mengibaratkan Rutan dan Lapas naungan Kanwilkumham DKI kini justru jadi tempat paling aman bagi penyalahguna narkotika di Jakarta.
Baik penyalahguna narkotika level pemakai, hingga bandar karena masih dapat menjalankan bisnisnya dari jeruji besi tempatnya mendekam.
"Kasus video viral napi Rutan Salemba beberapa waktu lalu, menampilkan napi santai menghisap sabu sambil memakai celana pendek. Lalu kasus 10 kilogram sabu dalam tangki mobil," ujarnya.
Kasus 10 kilogram sabu dimaksud Ahmad yakni hasil ungkap kasus jajaran Satresnarkoba Polrestro Jakarta Pusat pada Kamis (31/1) yang melibatkan empat tersangka.
Merujuk keterangan Kombes Heru Novianto yang kala itu menjabat Kapolrestro Jakarta Pusat, Ahmad menuturkan penyelundupan dikendalikan napi Lapas Kelas I Cipinang.
"Setiap ada pengungkapan kasus dari aparat kepolisian Liberty hanya bisa mengeluarkan pernyataan di media, tapi tidak ada upaya memperbaiki pengelolaan Rutan dan Lapas di wilayahnya," tuturnya.
Meski tak bisa bertemu secara langsung dengan Sitinjak menyampaikan tuntutan karena kantor Kanwilkumham DKI Jakarta dijaga sejumlah aparat TNI-Polri.
• Kepala Kanwilkumham DKI kembali Didemo karena Peredaran Narkoba di Rutan dan Lapas
• Kemenkumham Diminta Benahi Pengelolaan Rutan dan Lapas
• Massa Gelar Unjuk Rasa di Depan Kantor Kemenkumham, Minta Liberty Sitinjak Dicopot
Ahmad mengatakan pihaknya bakal melakukan aksi serupa bila Kemenkumham tak kunjung mencopot Sitinjak dari jabatan Kanwilkumham DKI Jakarta.
"Poster bertuliskan 'era kepemimpinan Liberty Sitinjak tata kelola Lapas ambyar' ini bentuk pernyataan kami. Agar warga mengetahui kalau Rutan dan Lapas di Jakarta sudah jadi sarang narkoba," lanjut Ahmad.
Liberty Sitinjak diminta mundur
Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) kembali diminta membenahi pengelolaan Rutan dan Lapas di wilayah DKI Jakarta.
Setelah pada Senin (25/1) dan Jumat (29/1) kantor wilayah (Kanwilkumham) DKI Jakarta didemo massa yang mempertanyakan kasus peredaran narkoba di Rutan dan Lapas.
Pada Rabu (3/2) massa yang tergabung dalam Barisan Gerakan Pemuda Indonesia (BGPI) berunjuk rasa depan Kanwilkumham DKI Jakarta mendesak hal serupa.
"Peredaran narkoba begitu sangat masif. Sekarang tempat paling aman di Jakarta untuk memakai narkoba justru di Rutan dan Lapas di bawah Kanwilkumham DKI," kata koordinator aksi BGPI Ahmad di Jakarta Timur, Rabu (3/2/2021).
Dia mencontohkan kasus beredarnya video napi mengonsumsi sabu yang diduga terjadi di Rutan Salemba, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/mahasiswa-geruduk-liberty-sitinjak.jpg)