Breaking News:

Rekam Jejak Pasutri Pelaku Aborsi Ilegal di Bekasi, Tetangga Mengenal Sebagai Pengusaha Kuliner

Tetangga dekat kediaman pasangan suami istri (pasutri) ST dan ER, tersangka kasus praktik aborsi ilegal di Bekasi tidak tahu menahu soal latar belakan

TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Lokasi rumah praktik aborsi ilegal di Kampung Cibitung, RT01 RW05, Kelurahan Padurenan, Mustikajaya, Kota Bekasi.    

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, MUSTIKAJAYA - Tetangga dekat kediaman pasangan suami istri (pasutri) ST dan ER, tersangka kasus praktik aborsi ilegal di Bekasi tidak tahu menahu soal latar belakang keduanya.

Namun rekam jejak pasutri tersebut sempat diketahui warga sekitar, mereka pernah membuka usaha kuliner di daerah Mustikajaya, Kota Bekasi.

"Dagang nasi kalau yang saya tahu di Royal Park, sayur mateng, gadong-gado gitu," kata seorang tetangga bernama Bonim, Rabu (10/2/2021).

Dia tidak mengetahui secara pasti, apakah usaha kuliner yang dijalankan pasutri tersebut masih beroperasi atau tidak.

Aktivitas keduanya selama ini memang cukup sibuk, bahkan saking sibuknya, mereka jarang berinteraksi dengan tetangga dekat rumah.

"Makanya kita kaget gerebek-grebek, padahal kita enggak tahu apa-apa," ucap Bonim.

Bonim menjelaskan, pasutri ST dan ER sudah tinggal di kediamannya sejak sekitar delapan tahun. Sejak saat itu, mereka cenderung tertutup dengan warga sekitar.

"Semenjak dia tinggal di sini juga saya belum pernah masuk ke rumah dia, makanya kita enggak begitu deket," jelasnya.

Meski kurang begitu akrab, Bonim menilai pasutri tersebut cukup baik dengan warga sekitar. Mereka kerap berbagi sesuatu meski tidak berinteraksi secara intens.

Pasutri Pelaku Aborsi Ilegal di Bekasi Dikenal Baik Meski Jarang Bersosialisasi dengan Tetanggga

Halaman
1234
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved