Breaking News:

Mengenal Operasi Hybrid, Tindakan Bagi Pasien Diseksi Aorta yang Tingkat Pemulihannya Lebih Cepat

Yang membedakan operasi ini dengan lainnya, adalah operasi ini melibatkan banyak ahli, alat yang canggih, juga strategi khusus yang harus dilakukan

Mengenal Operasi Hybrid, Tindakan Bagi Pasien Diseksi Aorta yang Tingkat Pemulihannya Lebih Cepat
Pixabay
Ilustrasi Serangan Jantung

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Pebby Adhe Liana

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Sakit jantung, umumnya ditandai dengan gejala nyeri dada dan sesak nafas.

Namun dari banyaknya jenis penyakit jantung, penyebab serta langkah penanganannya juga berbeda-beda.

Pada beberapa kasus, gejala mirip serangan jantung seperti rasa nyeri dada dan sesak nafas juga bisa timbul karena diseksi aorta, atau robeknya pembuluh darah yang bernama aorta.

"Pembuluh darah yang besar ini bisa mengalami robekan dan menimbulkan keluhan yang bermacam-macam," kata Dokter Jantung, Spesialis Intervensi Kardiologi dan Vaskular, Dokter Suko Ardiarto dari Heartology Cardiovascular Center Brawijaya Hospital, baru-baru ini.

Pembuluh darah aorta, merupakan pembuluh darah yang paling besar di tubuh kita dan terletak memanjang dari jantung hingga ke bagian perut bawah.

Aorta berfungsi untuk mengalirkan darah dari jantung ke seluruh tubuh.

Robekan yang terjadi pada cabang aorta yang menuju pembuluh darah ke otak, juga bisa menimbulkan gejala menyerupai stroke.

Meski masih jarang diketahui orang, namun penyakit ini bisa menjadi mematikan jika terlambat ditangani.

Untuk mengatasi penyakit diseksi aorta ini, salah satu langkah yang direkomendasikan adalah operasi hybrid.

Halaman
123
Penulis: Pebby Ade Liana
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved