Breaking News:

Belasan Tahun Mengabdi di Desa Terpencil, Guru Honorer ini Dipecat usai Posting Gaji Rp 700 Ribu

Belasan tahun mengabdi di desa terpencil, guru honorer ini dipecat usai posting gaji Rp 700 ribu di media sosial.

KOMPAS.COM/ABDUL HAQ YAHYA MAULANA T.
Hervina (34) tengah memberikan konfirmasi terkait pemecatan dirinya sebagai guru honorer di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Senin, (15/2/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Belasan tahun mengabdi di desa terpencil, guru honorer ini dipecat usai posting gaji Rp 700 ribu di media sosial.

Nasib tak mengenakan itu dialami Hervina (34), seorang guru honorer di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Tragisnya, pemecatan itu hanya diterimanya dari pesan singkat ponsel.

Hervina sendiri telah mengabdi selama belasan tahun di Sekolah Dasar (SD) Negeri 159 Sadar, Dusun Lakariki, Desa Sadar, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Bone.

Dia mengaku posting gaji di media sosialnya karena didorong rasa senangnya kembali mendapatkan gaji setelah tertunda empat bulan lamanya.=

Namun, kegembiraan tersebut sirna selang beberapa jam dirinya mendapat pesan singkat dari Jumarang selaku suami ibu Kepala Sekolah SD Negeri 168 Sadar yang berisi pemecatan.

"Mulai sekarang kamu berhenti mengajar, cari saja sekolah lain yang bisa gaji kamu lebih banyak," demikian isi pesan singkat yang dituturkan Hervina.

Pemecatan terhadap Hervina yang hanya melalui pesan singkat ini kemudian viral di media sosial.

Kepala SD Negeri 169 Sadar, Hamsinah menjelaskan pemecatan Hervina karena banyaknya tenaga pengajar di sekolahnya.

"Tidak ada hubungannya pemecatan ini dengan postingan di media sosial.

Halaman
12
Editor: Elga H Putra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved