Antisipasi Virus Corona di DKI

Ada Kemungkinan Warga Menolak Suntik Vaksin Covid-19, Gubernur Anies: Sekarang yang Mau Saja

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menanggapi soal kemungkinan warga yang menolak divaksin Covid-19. Menurutnya, saat ini jumlah vaksin terbatas

Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Wahyu Septiana
Istimewa/Dok Kominfotik DKI Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran saat ditemui di Balai Kota, Senin (23/11/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menanggapi soal kemungkinan warga yang menolak divaksin Covid-19. Menurutnya, saat ini jumlah vaksin terbatas 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, KEBAYORAN BARU - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menanggapi soal kemungkinan warga yang menolak divaksin Covid-19.

Menurutnya, saat ini jumlah vaksin Covid-19 yang tersedia masih terbatas.

"Saat ini jumlah vaksinnya saja masih terbatas. Jangankan yang mau dan tidak mau, wong vaksinya saja terbatas," kata Anies seusai menghadiri rapat pimpinan (rapim) di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (18/2/2021).

"Kita ngomong begitu (warga tidak mau divaksin Covid-19) kalau vaksinnya sudah lebih banyak dari jumlah penduduknya," lanjut dia.

Oleh karena itu, Anies mengaku tidak mempermasalahkan orang-orang yang menolak disuntik vaksin Covid-19.

Baca juga: Hujan Deras Bikin Liang Lahad Pasien Covid-19 di Bambu Apus Tergenang,Petugas:Tak Sampai Tutup Nisan

Baca juga: Rapim dengan Kapolda Metro Jaya, Anies Sampaikan Strategi Penanganan Covid-19

Baca juga: Waspada! 4 Makanan Ini Ternyata Bisa Memicu Stroke, Minuman Soda Termasuk

"Sekarang vaksinnya masih sedikit kok, yang mau saja yang divaksin. Gampang kan ngobrolnya nanti kalau sudah vaksinnya lebih banyak daripada jumlah penduduk," ujarnya.

Dalam rapim bersama Kapolda Metro Jaya, Anies mengatakan telah menyampaikan strateginya dalam penanganan Covid-19 di ibu kota.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mengunjungi permukiman warga RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Selasa (9/2/2021).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mengunjungi permukiman warga RW 04 Kelurahan Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Selasa (9/2/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

"Saya datang untuk menyampaikan strategi-strategi yang diambil di dalam penanganan Covid-19 di Jakarta," kata Anies.

Menurut Anies, penanganan Covid-19 di Jakarta memerlukan sinkronisasi dan dukungan dari petugas kepolisian di lapangan.

"Tadi hadir semua kapolres, harapannya nanti setelah ini maka kebijakan kita di dalam penanganan khususnya terkait dengan testing dan tracing itu bisa dibantu dan bisa lebih efektif," ujar dia.

Selain itu, ia mengungkapkan vaksinasi Covid-19 untuk non tenaga kesehatan juga menjadi bahasan saat rapim bersama Kapolda Metro Jaya.

Baca juga: Lowongan Kerja di Honda Prospect Motor, Lulusan SMA/SMK hingga S1, Cek Posisinya

Baca juga: Pedagang Tanaman Hias di Jakut Kena Dampak dari Pembangunan JIS, Ketakutan Ditinggal Pembeli

Vaksinasi Covid-19 tahap dua itu sudah dimulai kepada para pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2021).

"Alhamdulillah lebih dari 1.400 sampai 1.500 orang yang sudah mendapatkan vaksin di komplek Tanah Abang dari 10 ribu yang sudah terdaftar," tutur Anies.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved